Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR RI Samuel Wattimena Ajak Seniman Hadirkan Karya Bermakna

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 00:47 WIB | Oleh:
Anggota DPR RI Samuel Wattimena Ajak Seniman Hadirkan Karya Bermakna Doc: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena
Ket. ANTARA/Dokumen Pribadi

SEMARANG - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, mengajak para pelaku seni dan kebudayaan untuk menghadirkan karya yang tidak sekadar indah, tetapi juga bermakna dan komunikatif bagi masyarakat.

"Jangan hanya seni untuk kesenangan. Seni harus memiliki makna sehingga masyarakat dapat memahami dan merasakan pesan yang ingin disampaikan," katanya di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (21/2).

Dia mengatakan hal itu dalam sarasehan bersama komunitas, pemuda, dan pelaku seni yang tergabung dalam Jejaring Kolektif Semarang Serasi di Hills Joglo Villa Kabupaten Semarang.

Dalam forum tersebut, ia mengaku senang dapat bertemu langsung dengan berbagai komunitas lintas bidang.

Ia menegaskan bahwa seni seharusnya tidak berhenti pada ekspresi personal, melainkan mampu memberi makna dan menjadi "makanan jiwa" bagi masyarakat.

Dia mencontohkan mural-mural di Desa Lerep yang perlu dilengkapi narasi singkat atau penjelasan agar pengunjung tidak hanya menikmati keindahannya, tetapi juga memahami kandungan pesan hendak disampaikan.

Bahkan, ia mengusulkan pemanfaatan teknologi seperti kode QR untuk memberikan informasi kontekstual mengenai karya tersebut.

"Bukan waktunya menonjolkan ego, tetapi bagaimana ekspresi itu bisa dipahami dan menjadi kekayaan bersama bagi masyarakat yang melihat dan merasakannya," kata dia.

Di tengah situasi bangsa yang penuh tantangan, ia menilai bahwa seni dan kebudayaan dapat menjadi penyeimbang sosial.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang, Dimas Herdy Utomo, menilai forum lintas komunitas itu menjadi ruang penting untuk membangun perspektif bersama tentang komunitas yang tumbuh secara kolektif.

Selama ini, terdapat jarak antara pemerintah daerah dan komunitas karena minim ruang dialog sehingga kehadiran forum, seperti sarasehan tersebut diharapkan dapat mempertemukan.

Koordinator Jejaring Kedungsepur Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah yang juga Ketua Semarang Creative Consortium Tries Supardi menambahkan pentingnya penguatan kapasitas komunitas.

"Ke depan, kabupaten, kota, hingga provinsi harus mencari cara untuk memfasilitasi pelatihan, pendampingan, hingga akses pendanaan yang sifatnya berkelanjutan," kata dia.

Sarasehan tersebut dihadiri berbagai komunitas, antara lain Ruang Berkembang, Hastha Muda Nyatnyono, Karang Taruna Lerep, Terasara, Pustaka Jalanan, Kemrincing Art, Omah Cikal, dan Tari Gecul Kridho Yudho Tomo. ils/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.