Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bukan Sekadar Lautan, Kadin Tegaskan Perkapalan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Sekadar Lautan, Kadin Tegaskan Perkapalan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Doc: ANTARA/ Teguh Prihatna
Ket. Sejumlah pekerja mengerjakan konstruksi kapal di kawasan industri galangan kapal Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau.

JAKARTA – Industri perkapalan dan pelayaran memiliki potensi strategis sebagai tulang punggung konektivitas nasional sekaligus penggerak ekonomi maritim Indonesia.

Dengan posisi geografis di jalur perdagangan global dan kebutuhan logistik antarpulau yang besar, sektor ini menyimpan peluang pertumbuhan signifikan, mulai dari galangan kapal, jasa perawatan, hingga angkutan laut.

Namun, optimalisasi potensi tersebut masih terkendala oleh keterbatasan kapasitas produksi domestik, pembiayaan, dan efisiensi pelabuhan.

Karena itu, penguatan industri hulu, insentif investasi, serta integrasi rantai logistik menjadi kunci agar perkapalan dan pelayaran tidak hanya menjadi pengguna pasar, tetapi mampu menjadi pemain utama yang mendukung kemandirian maritim dan daya saing ekonomi nasional.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan industri perkapalan dan pelayaran merupakan sektor strategis yang mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (11/2), menyampaikan industri galangan kapal dan pelayaran memiliki potensi kuat karena bersifat padat karya, padat bisnis, dan padat teknologi.

Menurutnya, sektor ini mampu menciptakan efek berganda yang luas terhadap perekonomian nasional.

“Dan ini menurut saya bisa meningkatkan daya saing Indonesia. Apalagi Indonesia mempunyai sumber daya manusia yang pemain-pemain industri maritim sekarang kekurangan," kata Anin, sapaan akrab.

Ia menambahkan, sektor pelayaran nasional menunjukkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

“Kita melihat industri pelayaran ini tahun lalu tumbuh sebesar 8,8 persen, artinya lebih besar daripada PDB. Dan sektor pelayaran dan galangan kapal ini juga telah berkontribusi lebih dari 7,5 persen dari PDB kita. Dan ini belum menghitung industri penunjangnya. Jadi ini benar-benar penggerak ekonomi Indonesia,” ucap Anindya.

Anin menegaskan, kebangkitan industri maritim menjadi momentum penting dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri nasional.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S Djojohadikusumo menyampaikan bahwa industri galangan kapal dan pelayaran berpotensi menjadi salah satu pendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional karena karakteristiknya yang padat karya, serta melibatkan rantai kegiatan ekonomi yang luas.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan dukungan kebijakan pemerintah untuk mempercepat penguatan kapasitas produksi dalam negeri.

“Bahwa semua kapal milik Pertamina harus dibangun di dalam negeri,” ujar Hashim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.