Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

18 Paku Marka Jalan di Underpass Cawang, Jaktim Hilang Dicuri

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 18:58 WIB | Oleh:
18 Paku Marka Jalan di Underpass Cawang, Jaktim Hilang Dicuri Doc: antara foto
Ket. Kepala Seksi Operasi Sudinhub Jakarta Timur, Emiral August Dwinanto saat pengecekan di paku marka jalan di underpass Cawang, Jakarta Timur, Rabu (11/2).

JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur mengungkapkan sebanyak 18 paku marka jalan yang bisa memantulkan cahaya (mata kucing) di pembatas jalur di sekitar bawah jalan (underpass) kawasan Cawang, Jakarta Timur (Jaktim), hilang dicuri.

"Kami langsung melakukan pengecekan dan menghitung jumlah yang hilang. Di satu lokasi saja ditemukan ada 18 mata kucing yang hilang," kata Kepala Seksi Operasi Sudinhub Jakarta Timur, Emiral August Dwinanto.

Dia saat pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), Jakarta Timur, Rabu (11/2), menyebutkan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah melihat video aksi pencurian yang beredar di Instagram.

Menurut Emiral, hasil pendataan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, Emiral menjelaskan, berdasarkan rekaman video yang beredar, aksi pencurian dilakukan secara paksa dengan menggunakan alat seperti pahat. Hal itu menunjukkan adanya unsur kesengajaan dari pelaku.

Kalau melihat dari videonya, sepertinya dicopot secara paksa dan pakai pahat. "Jadi memang ada niat untuk mencuri. Padahal ini fasilitas umum yang harus dijaga bersama," katanya.

Emiral menegaskan, tindakan pencurian fasilitas umum tidak bisa ditoleransi karena dapat membahayakan pengguna jalan.

"Mata kucing ini bagian dari marka jalan. Kalau tidak ada kelap-kelipnya, bisa fatal. Pengendara bisa salah arah atau bahkan menabrak pembatas jalan," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Keberadaan mata kucing sangat penting, terutama pada malam hari, karena berfungsi sebagai penanda visual bagi pengendara.

"Khususnya malam hari, karena lampunya menyala. Kalau hilang, risiko kecelakaan semakin besar," katanya.

Saat ditanya soal kemungkinan pelaporan ke pihak Kepolisian, Emiral mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan.

"Untuk laporan ke polisi, kami masih menunggu arahan pimpinan. Yang terpenting saat ini kami sudah melakukan pengecekan di lapangan," kata Emiral.

Selain di Cawang, Sudinhub Jakarta Timur juga masih melakukan pendataan di lokasi lain untuk memastikan apakah ada titik lain yang mengalami kehilangan serupa.

"Belum tahu di tempat lain ada atau tidak, masih dalam pengecekan," ujar Emiral.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Cegah Karhutla, BTN Bunaken...
Daerah
Respons Cepat Pemkot Denpas...

Sampai Hari Gelap

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Sampai Hari Gelap
Megapolitan
Jumat Peduli: Polda Metro J...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.