Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Global Masih Dominan - 24 September 2026

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 07:35 WIB | Oleh:
Sentimen Global Masih Dominan - 24 September 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah diperkirakan masih berlanjut mele­mah karena sentimen global tetap menjadi penggerak uta­ma, terutama ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

Kondisi ini membuat ruang penguatan rupiah terbatas selama tekanan eksternal belum mereda.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi melihat perhati­an pelaku pasar masih tertuju pada perkembangan negoa­siasi AS dan Iran di New York.

Selain itu, pasar juga terus mencermati dinamika di bank sentral AS atau The Fed yang diperkirakan bakal menaikkan kembali suku bunga acuannya.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terha­dap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (24/9), bergerak fluktuatif di kisaran 17.810-17.860 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (23/9), bergerak me­nguat 66 poin atau 0,37 persen dari sehari sebelumnya menjadi 17.818 rupiah per dollar AS.

Research and Deve­lopment Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa menyatakan penguatan rupiah terbantu oleh kondisi eksternal Indonesia yang masih terjaga.

“Sentimen terhadap rupiah relatif terbantu oleh kondisi eksternal Indonesia yang masih terjaga,” ucapnya di Jakarta.

Selain itu, cadangan devisa (cadev) Indonesia pada ak­hir Agustus 2026 meningkat menjadi 146,5 miliar dollar AS dari 145,3 miliar dollar AS pada bulan sebelumnya.

Na­mun, lanjut Amru, rupiah masih menghadapi tekanan aki­bat penguatan dollar AS dan meningkatnya volatilitas pasar global.

“Inflasi Indonesia pada Agustus juga naik menjadi 3,19 persen secara tahunan, sehingga ruang pelonggaran kebi­jakan moneter perlu tetap mempertimbangkan stabilitas nilai tukar dan inflasi,” ungkap dia.

Dia juga telah memperkirakan bank sentral yang memu­tuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 5,75 per­sen.

Menurut Amru, BI akan lebih menekankan stabilitas nilai tukar, antara lain melalui intervensi di pasar valas dan pengelolaan likuiditas, dibandingkan memberikan sinyal pelonggaran agresif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.