Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembukaan Lahan Pemakaman Baru di Kalideres Berdampak 21 KK Direlokasi

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 22:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembukaan Lahan Pemakaman Baru di Kalideres Berdampak 21 KK Direlokasi Doc: Antara
Ket. Sejumlah warga terdampak pembukaan lahan makam di Kalideres direlokasi oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat menuju sejumlah rusun di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat merelokasi sebanyak 21 kepala keluarga (KK) yang terdampak pengembalian fungsi lahan makam di Kelurahan Pegadungan dan Kamal, Kecamatan Kalideres, Selasa.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono mengatakan, 21 KK itu direlokasi ke Rusun Tegal Alur, Rusun Pesakih Daan Mogot, Rusun Rawa Buaya, Rusun PIK Pulogadung, Rusun Rawa Sari dan Rusun Rawa Bebek.

"Ada 11 KK dari wilayah Kelurahan Pegadungan dan 10 KK dari Kelurahan Kamal," ujar Yuli di Jakarta, Selasa.

Dalam proses relokasi, Pemkot Jakbar mengerahkan seluruh jajaran dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan agar proses berjalan lancar.

"Selain dibantu pemindahan barang-barang dan diantar sampai ke rusun, warga juga mendapat sembako dan lainnya," kata Yuli.

Menurut dia, anak-anak warga yang direlokasi juga sudah difasilitasi pendidikannya serta biaya rusun bakal ditanggung selama enam bulan ke depan.

"Kita siapkan bus sekolah untuk kepindahan mereka. Untuk enam bulan dibebaskan dari retribusi (rusun), dan itu sudah disepakati oleh provinsi untuk dilaksanakan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, pengembalian fungsi lahan makam ini merupakan upaya pemerintah dalam menata ruang wilayah agar kembali sesuai peruntukannya.

“TPU bukan hanya tempat pemakaman, tetapi juga ruang publik yang harus dijaga kelestariannya, ketertiban dan kehormatannya,” ujarnya.

Pemkot menyediakan 15 armada truk untuk membantu warga memindahkan barang-barang atau perlengkapan rumah serta empat bus yang mengantar warga ke lokasi rusun.

Sebelum direlokasi ke rusun, warga juga dicek kesehatannya oleh petugas Puskesmas Kecamatan Kalideres di titik keberangkatan. Selanjutnya, armada truk pengangkut barang-barang rumah warga dan bus yang membawa warga bergerak menuju rusun.

Di rusun, warga diterima pihak Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) dan mengikuti sosialisasi di ruang serba guna rusun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.