Radio Ekraf Bandung Dorong Pengembangan Talenta Kreatif dari Daerah
📅 Senin, 09 Feb 2026, 17:03 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
JAKARTA - Program Radio Ekraf 2026 resmi diluncurkan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar, program ini bertujuan untuk memperkuat peran radio sebagai ruang kolaborasi, ekspresi, dan pengembangan talenta kreatif mulai dari daerah.
"Radio tidak lagi diposisikan semata sebagai medium penyiaran, tapi, sebagai fondasi ekosistem yang mendukung pertumbuhan kreativitas sekaligus penguatan jejaring pelaku ekonomi kreatif," ujar Wamen Ekraf Irene dalam keterangan pers yang diterima, Senin.
Melalui program yang diluncukan di Bandung, Jawa Barat, tersebut, radio diposisikan sebagai simpul strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif, tidak hanya sebagai sarana hiburan, tapi, juga sebagai etalase karya kreatif, ruang berbagi pengetahuan, serta media promosi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan komunitas kreatif lokal.
Radio, kata Irene, memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dai mesin pertumbuhan baru bagi ekonomi kreatif, khususnya di daerah.
Dalam konteks penguatan ekosistem di tingkat daerah, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai bahwa pelaksanaan Radio Ekraf sejalan dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif yang memiliki ekosistem radio yang kuat. Penguatan ekosistem radio perlu dibarengi dengan pengembangan sumber daya manusia, kepatuhan terhadap regulasi, serta kepekaan terhadap isu-isu sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Radio telah lama menjadi ruang ekspresi berbagai komunitas dan berperan dalam membentuk dinamika komunikasi serta kreativitas masyarakat Kota Bandung, melalui Radio Ekraf, kami berharap ekosistem penyiaran lokal dapat terus tumbuh, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi terhadap keberlanjutan industri kreatif di daerah," ujar Farhan.
Program Radio Ekraf di Bandung akan berlangsung selama 30 hari mulai 8 Februari hingga 9 Maret 2026, setiap pukul 10.00–18.00 WIB, dengan menghadirkan studio terbuka di area publik Cihampelas Walk. Peluncuran Radio Ekraf 2026 diawali dengan konvoi Outside Broadcasting (OB) Van yang melibatkan stasiun radio partisipan sebagai penanda dimulainya aktivasi radio di ruang publik Kota Bandung.
Sebanyak 29 stasiun radio, yang terdiri atas 28 radio swasta anggota PC PRSSNI Kota Bandung serta RRI Bandung, akan bergiliran melakukan siaran langsung dan berbagai aktivitas interaktif bersama masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui pendekatan kolaboratif serta konvergensi dengan platform digital, Wamen Ekraf Irene menilai radio diharapkan dapat berperan sebagai batu loncatan bagi insan kreatif dan membuka ruang pengembangan model bisnis yang lebih berkelanjutan. Radio Ekraf diharapkan dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai kota lain di Indonesia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!