Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Lebih Baik dari 2024 Tapi Belum Ngebut

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 15:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS: Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Lebih Baik dari 2024 Tapi Belum Ngebut Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Pasar tradisional di Natuna, Kepulauan Riau.

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada tahun ini, meski kecepatannya relatif moderat.

Peningkatan ini didorong oleh kombinasi konsumsi domestik yang mulai pulih, investasi swasta yang menunjukkan tren positif, serta ekspor yang bertahan stabil meskipun menghadapi tantangan global.

Namun, laju yang tidak terlalu kencang menandakan bahwa pemulihan masih bersifat berhati-hati, dipengaruhi oleh ketidakpastian kondisi ekonomi internasional, fluktuasi harga komoditas, dan penyesuaian kebijakan fiskal serta moneter.

Dengan demikian, meskipun arah pertumbuhan positif, penguatan lebih lanjut akan bergantung pada konsistensi reformasi struktural dan stimulasi sektor produktif agar mampu mendorong ekonomi menuju momentum yang lebih tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (5/2), melaporkan sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 5,11 persen secara tahunan (yoy) atau sedikit di atas capaian pada 2024 sebesar 5,03 persen dan pada 2023 sebesar 5,05 persen.

Secara kuartalan (qtq), ekonomi Indonesia tumbuh 0,86 persen.

BPS memerinci pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 yang mencapai 5,39 persen (yoy) merupakan pertumbuhan triwulan IV tertinggi sejak pandemi COVID-19.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2), mengatakan sebagai perbandingan, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2024 sebesar 5,02 persen, triwulan IV 2023 sebesar 4,04 persen dan triwulan IV 2022 sebesar 5,01 persen.

Sementara, pertumbuhan ekonomi tahunan tertinggi pasca pandemi sebelumnya terjadi pada triwulan III dengan capaian 5,73 persen.

Amalia merinci pertumbuhan triwulan IV tahun ini terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha, kecuali sektor Pertambangan dan Penggalian yang terkontraksi 1,31 persen serta sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang yang terkontraksi 0,51 persen.

Lapangan usaha yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,98 persen, diikuti Jasa Lainnya yang tumbuh 8,71 persen.

Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan dalam perekonomian nasional tumbuh 5,40 persen.

Industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi dengan menyumbang 1,10 persen.

Kemudian, dari sisi pengeluaran, seluruh komponen mengalami pertumbuhan pada triwulan IV 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.