Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jurang Pendapatan Perdesaan dan Perkotaan Tiongkok Menurun

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 22:28 WIB | Oleh:
Jurang Pendapatan Perdesaan dan Perkotaan Tiongkok Menurun Doc: AFP

BEIJING - Tiongkok mencatat penurunan kesenjangan pendapatan antara penduduk perkotaan dan pedesaan dalam beberapa tahun terakhir di tengah sejumlah upaya untuk meningkatkan pendapatan petani, tunjuk data resmi.

Rasio pendapatan penduduk perkotaan dan pedesaan menyempit menjadi 2,31:1 pada 2025, turun dari 2,56:1 pada 2020, kata Kepala Kantor Kelompok Pimpinan Pekerjaan Pedesaan Pusat Han Wenxiu dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (4/2).

Ia mengatakan pada 2025, pendapatan per kapita yang siap dibelanjakan (per capita disposable income) petani mencapai 24.456 yuan atau sekitar 3.517 dolar AS, menandai pertumbuhan 6 persen secara tahunan (year on year), seraya menambahkan bahwa kondisi hidup dasar petani mengalami peningkatan yang konsisten.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Tiongkok merilis "Dokumen Sentral No. 1" tahunannya pada Selasa (3/2), yang menguraikan tugas-tugas utama untuk memajukan modernisasi pertanian dan pedesaan serta mendorong revitalisasi pedesaan secara menyeluruh pada 2026.

Wakil kepala kantor tersebut, Zhu Weidong menekankan bahwa pertumbuhan pendapatan yang stabil bagi petani tetap menjadi prioritas utama.

Tiongkok akan mempromosikan industri tingkat wilayah, menstabilkan lapangan kerja bagi pekerja migran, dan merevitalisasi sumber daya pedesaan untuk mendiversifikasi sumber pendapatan petani. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.