RSUD Loekmono Hadi Kudus Gratiskan Biaya Rawat Inap Siswa SMA 2 Kudus
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 15:22 WIB | Oleh: Yebdi Trismar"Januari ini yang bersangkutan belum pernah berangkat sekolah, sehingga tidak menerima paket MBG," kata Nasihul.
Nasihul mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terlebih menyangkut kondisi kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Sebelumnya, ramai diberitakan Rizza meninggal yang dikaitkan dengan Program MBG. Informasi tersebut tidak benar. Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus kini tengah melakukan uji laboratorium di Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kasus keracunan MBG yang melanda SMAN 2 Kudus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Hakam menyampaikan terkait adanya informasi siswi SMA Negeri 2 Kudus yang meninggal, kata dia, ternyata siswi tersebut memiliki riwayat penyakit kanker yang cukup lama.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sehingga, meninggalnya tidak ada korelasinya dengan dugaan keracunan MBG," ujarnya.
Sebelumnya, imbuh dia, juga ada kunjungan dari BBPOM Jateng dan pusat.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kudus Darsono menambahkan pengiriman sampel untuk diuji di laboratorium dilakukan pada Kamis (29/1).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kasus dugaan keracunan tersebut, mengakibatkan 131 siswa harus mendapatkan penanganan medis pada Kamis (29/1). Sehingga, mereka juga harus dirujuk ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan segera.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!