Indonesia Ingin Balas Kekalahan di SEA Games dari Vietnam
📅 Senin, 02 Feb 2026, 06:22 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
FUTSAL Indonesia berada di ambang babak krusial Piala Asia Futsal 2026. Setelah tampil meyakinkan sepanjang fase grup, skuad Garuda akan menghadapi Vietnam di perempat final. Ini menjadi sebuah laga yang bukan hanya menentukan tiket semifinal, tetapi juga menjadi pertaruhan gengsi supremasi futsal Asia Tenggara. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Selasa (3/2) mulai pukul 19.00 WIB.
Indonesia melangkah ke delapan besar dengan status juara Grup A. Kepastian itu diraih usai bermain imbang 1-1 melawan Irak di laga terakhir fase grup, Sabtu (31/1). Hasil tersebut sudah cukup mengantar Indonesia ke puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol, sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan selama fase grup dengan koleksi tujuh poin.
Perjalanan Indonesia menuju perempat final terbilang impresif. Turnamen dibuka dengan kemenangan sensasional 5-0 atas Korea Selatan, sebuah hasil yang langsung mengirim pesan kuat kepada para pesaing. Dalam laga kedua, Indonesia kembali menunjukkan ketangguhan mental saat menundukkan Kirgistan 5-3 dalam pertandingan terbuka yang sarat tekanan.
Sementara itu, duel kontra Irak berlangsung seru. Indonesia sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya ditahan imbang melalui skema power play lawan, bahkan gol penentuan di detik akhir dianulir wasit.
Di babak perempat final, Indonesia akan diuji Vietnam, runner-up Grup B sekaligus salah satu kekuatan mapan futsal Asia. Secara peringkat dunia, jarak kedua tim pun relatif tipis. Indonesia berada di posisi ke-24 dunia dan Vietnam menempati peringkat ke-20. Fakta ini membuat laga diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Indonesia, Hector Souto, menegaskan ambisinya membawa tim melangkah lebih jauh. Ia ingin mencatatkan sejarah dengan mengantar Indonesia menembus semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya. “Langkah selanjutnya adalah berusaha lolos ke semifinal untuk pertama kali. Inilah momen para pemain mengukir sejarah, dengan dukungan penonton,” ujar Souto.
Menurut Souto, tekanan justru berada di pihak lawan. Vietnam dinilai lebih terbebani karena memiliki rekam jejak lebih baik di turnamen ini. “Kami tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Jika ada yang merasakan tekanan, itu Vietnam karena mereka sudah beberapa kali mencapai semifinal,” jelasnya.
Motivasi tambahan juga datang dari faktor pertemuan terakhir kedua tim. Indonesia sempat menelan kekalahan dari Vietnam di SEA Games 2025. Pemain Indonesia, Samuel Eko, yang mencetak gol ke gawang Irak, menyebut laga ini sebagai kesempatan membalas hasil tersebut. “Kami ingin menang dan membalas kekalahan di SEA Games. Apalagi bermain di rumah sendiri, kami wajib menang,” ujar Samuel. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!