Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Purbalingga Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Purbalingga Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga
Ket. BPBD Kabupaten Purbalingga mengerahkan alat berat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur setelah bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di lereng Gunung Slamet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Jumat (23/1) malam.

PURBALINGGA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan longsor dengan mengerahkan alat berat di sejumlah lokasi terdampak.

"Fokus utama kami adalah percepatan pembukaan akses dan penanganan infrastruktur vital agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali pulih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga Revon Harpindiat di Purbalingga, Kamis.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pengerahan alat berat dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya untuk membuka akses jalan, mengangkat material longsor, serta menormalkan alur sungai guna mendukung pemulihan aktivitas warga.

Dalam hal ini, penanganan infrastruktur difokuskan di empat lokasi utama yang masuk wilayah Desa Serang dan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja.

Di Kaliurip Dukuh, Desa Serang, dikerahkan satu unit ekskavator PC 200 milik BBWSSO, satu unit ekskavator PC 75 dari DPUPR, tiga unit dump truck dari DPUPR dan BBWSSO, serta dua unit bulldozer dari DPUPR dan BBPJN.

Sementara di Kaliurip Gunung, Desa Serang, satu unit ekskavator PC 200 milik pemerintah desa diterjunkan bersama tiga unit dump truck dari DPUPR dan BBPJN, sedangkan di wilayah Gunungmalang, BPBD mengerahkan satu unit ekskavator PC 75 yang didukung satu unit bulldozer dari BBPJN.

Selanjutnya di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, satu unit ekskavator PC 200 dari DPUPR difokuskan untuk penanganan material longsor sekaligus pemulihan akses wilayah.

"Selain kerusakan jalan, kami mencatat kerusakan infrastruktur berupa lima jembatan putus, termasuk jembatan penghubung Desa Kutabawa dengan Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang," kata Revon.

Menurut dia, penanganan sementara dilakukan melalui pembangunan jembatan darurat dan pemasangan box culvert agar alat berat dapat masuk ke lokasi terdampak.

Selain penanganan fisik, kata dia, BPBD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan relawan memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi, meliputi logistik, air bersih, dan layanan kesehatan.

"Kami juga terus memantau kondisi warga terdampak dan pengungsi. Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 1.133 jiwa yang tersebar di Desa Serang dan Desa Sangkanayu," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan pembukaan akses jalan juga ditujukan untuk mendukung pemulihan jaringan listrik oleh PLN yang sempat terputus akibat bencana.

Dengan akses yang mulai terbuka, kata dia, distribusi bantuan kini dapat berjalan lancar dan wilayah terdampak tidak lagi terisolasi.

"Fokus kami membuka akses jalan, menormalkan aliran sungai, dan memastikan pengungsi tetap mendapatkan pelayanan dasar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...

Rupiah Masih Rawan - 2 September 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 2 Sept...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.