Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelan tapi Pasti, Tanah Datar Hidupkan Lagi Wisata Pascabencana Banjir

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelan tapi Pasti, Tanah Datar Hidupkan Lagi Wisata Pascabencana Banjir Doc: ANTARA/ Muhammad Zulfikar
Ket. Seorang joki memacu dua ekor sapi dalam tradisi pacu jawi yang diselenggarakan masyarakat nagari di Kabupaten Tanah Datar, 25 Oktober 2025.

TANAH DATAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mulai tancap gas menyiapkan berbagai agenda pariwisata untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat setelah terdampak banjir.

Lewat rangkaian kegiatan wisata dan event daerah, pemkab berharap roda usaha warga, mulai dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga sektor jasa, bisa kembali bergerak.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya memulihkan kepercayaan wisatawan agar Tanah Datar kembali ramai dikunjungi.

"Kami harus bangkit dari bencana ini," kata Bupati Tanah Datar Eka Putra di Kabupaten Tanah Datar, Minggu (25/1).

Sebagai salah satu destinasi pariwisata internasional dengan unggulan kesenian dan kebudayaan, Tanah Datar telah menyiapkan agenda pariwisata agar secepatnya pulih dan bangkit setelah dua bulan terdampak bencana.

Beberapa agenda wisata yang disiapkan di antaranya pacu jawi dan merupakan tradisi turun temurun masyarakat di daerah berjuluk "Luhak Nan Tuo" tersebut. Tradisi yang dilaksanakan setiap Sabtu itu menampilkan atraksi para joki dengan lincah untuk memacu sapi di lintasan yang berlumpur.

Kemudian, menjelang bulan suci Ramadan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mengagendakan pacu kuda yang digelar pada 8-9 Februari 2026 di Lapangan Dang Tuanku Bukik Gombak, Kecamatan Lima Kaum.

Agenda pacu kuda merupakan salah satu event pariwisata yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dari berbagai daerah. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan menyempatkan diri untuk menonton pacu kuda pada April 2023 bersama Yusril Ihza Mahendra dan Afriansyah Noor.

Selanjutnya, yang tidak kalah menarik ialah agenda menjaring ikan (manjalo ikan bilih) di kawasan Danau Singkarak. Event ini menyuguhkan atraksi dan keterampilan seseorang dalam menjaring ikan endemik danau tersebut.

"Akan ada banyak event pariwisata yang disiapkan Tanah Datar sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia bahkan dunia," ujarnya.

Eka optimistis berbagai agenda pariwisata yang disiapkan tersebut bisa mempercepat pertumbuhan dan pergerakan perekonomian masyarakat setelah dua bulan dihantam banjir bandang dan tanah longsor.

Terakhir, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pascabencana banjir bandang, pemerintah daerah memastikan tidak akan memungut retribusi kepada pengunjung yang datang ke setiap destinasi wisata kecuali Istano Basa Pagaruyung.

"Pascabencana ini target kami bagaimana perputaran uang itu menyasar pelaku usaha dulu sehingga ekonomi masyarakat bergerak," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Yura Yunita Hadirkan Series “Main ke Rumah”

15 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Yura Yunita Hadirkan Series...

Menteri UMKM Genjot Ekosistem Wirausaha

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menteri UMKM Genjot Ekosist...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.