Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengelolaan Dana Otsus Papua Diminta Kurangi Kegiatan Seremonial

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengelolaan Dana Otsus Papua Diminta Kurangi Kegiatan Seremonial Doc: Antara
Ket. Anggota Komisi II DPR RI Komorudin Watubun (tengah) pada dialog forum koordinasi strategis percepatan pembangunan Papua yang di hadiri gubernur, bupati dan walikota se Tanah Papua di Timika, Senin (11/5).

Timika - Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun mengatakan kapasitas tata kelola yang optimal oleh pemerintah daerah menjadi salah satu syarat keberhasilan dalam pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Komarudin Watubun di Timika, Senin (11/5), menjelaskan kapasitas pengelolaan yang baik itu, mulai dari perencanaan yang matang dan akurat berbasis data.

“Menyusun rencana matang berbasis data akurat, prioritas jelas, disiplin dalam pelaksanaan serta evaluasi,” kata Komarudin , pada dialog bersama gubernur,bupati dan walikota se Tanah Papua pada pelaksanaan forum koordinasi strategis percepatan pembangunan Papua.

Selain kapasitas tata kelola yang optimal, integritas dalam pengelola dana Otsus Papua juga menjadi hal penting dalam keberhasilan pengelolaan dana di Otsus di seluruh tahan Papua.

“Mengelola dana Otsus sebagai amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran. Nol penyimpangan, menghilangkan praktek korupsi, mark up, proyek fiktif, sertpemborosan. Kegiatan yang bersifat seremonial yang menggunakan dana Otsus harus dikurangi,”ujarnya.

Ia menyebut faktor lain yang juga menjadi penentu keberhasilan pengelolaan dana Otsus Papua adalah kontrol publik. Pengawasan yang dilakukan oleh publik sangat penting guna memastikan penyaluran dana Otsus tepat sasaran bagi masyarakat Papua khususnya Orang Asli Papua (OAP).

“Menjamin setiap rupiah dialokasikan secara nyata untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan melalui forum koordinasi strategis percepatan pembangunan Papua yang dihadiri oleh seluruh Gubernur,Bupati, Walikota, DPRP, MRP dan DPRK dan seluruh pemangku kepentingan ini dapat menghasilkan solusi bijak dalam pengelolaan dana Otsus Papua

“Ukuran keberhasilan Otsus bukan kita yang duduk dengan dasi di sini maupun di Jakarta. Ukuran keberhasilan Otsus adalah masyarakat Papua mengakui bahwa otsus bermanfaat dan berhasil," tegasnya.

Ia mengajak kepada seluruh pimpinan daerah dan juga seluruh pemangku kepentingan di tahan Papua agar membangun sinergitas yang kuat antar pemerintah di tingkat daerah maupun ditingkat pusat agar dalam pelaksanaan Otsus di tanah Papua dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak yang nyata bagi seluruh masyarakat Papua.

" Pertemuan seperti sangat penting, karena Otsus itu lahir dari pertemuan-pertemuan penting seperti ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.