Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Ekstrem Mengintai Kuningan, BPBD Ingatkan Ancaman Pohon Tumbang

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 18:12 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Mengintai Kuningan, BPBD Ingatkan Ancaman Pohon Tumbang Doc: ANTARA/HO-BPBD Kuningan
Ket. Petugas BPBD saat menangani kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di Kuningan, Jawa Barat, Minggu (25/1).

KUNINGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, salah satunya pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Atas dasar tersebut, pihaknya meminta para lurah dan kepala desa agar melakukan langkah pencegahan dini, dengan mengajak warga yang memiliki pohon besar untuk merawatnya.

“Pohon dengan dahan terlalu lebat agar segera dipangkas. Sementara pohon yang sudah tua, lapuk, miring, dan berisiko roboh sebaiknya ditebang untuk mencegah kerugian maupun korban,” katanya.

Menurut dia, upaya mitigasi perlu dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah desa dan masyarakat untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem.

Selain kawasan permukiman, BPBD Kuningan juga meningkatkan kewaspadaan terhadap pohon-pohon besar yang berada di sepanjang ruas jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Indra menyampaikan bahwa BPBD terus berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, guna melakukan pemantauan serta penanganan pohon yang dinilai rawan tumbang.

“Pemangkasan dilakukan seperlunya, sesuai situasi dan kondisi agar dampak lanjutan seperti kemacetan dan gangguan aktivitas lainnya tidak terjadi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat dan tidak menentu.

"Masyarakat perlu berhati-hati dalam merencanakan berbagai aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti aktivitas wisata," katanya.

Ia mengemukakan berdasarkan pembaruan prospek cuaca BMKG periode 22-29 Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan ringan hingga lebat.

BMKG, kata dia, mencatat keberadaan bibit siklon tropis 91S dan 92P yang terpantau di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat serta Teluk Carpentaria.

“Kondisi tersebut membentuk dan memperkuat daerah konvergensi dalam skala luas di wilayah selatan Indonesia, meliputi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan hingga Papua Selatan,” katanya.

Ia menambahkan, dalam sepekan ke depan, aktivitas Monsun Asia yang disertai Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) diprediksi menguat sehingga membawa massa udara lembap ke wilayah selatan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.