Hingga Kamis Malam, Banjir Jakarta Meluas hingga 132 RT
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 00:25 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: X@TMCPoldaMetro
JAKARTA - Banjir yang melanda DKI Jakarta dilaporkan kian meluas pada Kamis (22/1) malam. BPBD DKI mencatat, hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak pagi menyebabkan 132 RT dan 22 ruas jalan tergenang banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta menyebutkan, genangan tersebar di lima wilayah administrasi dengan ketinggian air bervariasi. Mulai dari 15 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter.
Di Jakarta Barat, banjir merendam 31 RT yang tersebar di Kelurahan Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, dan Sukabumi Utara. Genangan di wilayah ini umumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Angke.
Sementara itu, Jakarta Pusat mencatat 27 RT tergenang, seluruhnya berada di Kelurahan Karet Tengsin. Adapun ketinggian air mencapai 70 sentimeter akibat hujan lebat.
Di Jakarta Selatan, banjir melanda 46 RT di antaranya di Pondok Labu, Cipete Utara, Petogogan, Cipulir, Pondok Pinang, Pela Mampang, dan Cilandak Timur. Selain curah hujan tinggi, genangan dipicu luapan Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mampang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun di Jakarta Timur, banjir merendam 26 RT yang tersebar di wilayah Rawa Terate, Lubang Buaya, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, Cipinang Melayu, dan Makasar. Luapan Kali Ciliwung serta Kali PHB Sulaiman turut memperparah kondisi genangan.
Untuk Jakarta Utara, BPBD mencatat 2 RT tergenang di Kelurahan Kapuk Muara akibat hujan deras. BPBD juga melaporkan adanya warga terdampak yang mengungsi.
Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, sebanyak 11 kepala keluarga atau 28 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Khaeer. Banjir turut menggenangi 22 ruas jalan utama di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, dengan ketinggian air mencapai 65 sentimeter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, BPBD mencatat sejumlah wilayah dan ruas jalan telah berangsur surut. Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau genangan di lapangan.
Dalam hal ini, BPBD DKI berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Guna melakukan penyedotan air dan memastikan saluran berfungsi optimal.
“Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” demikian keterangan BPBD.
BPBD DKI Jakarta pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Warga diminta segera menghubungi nomor darurat 112 apabila menghadapi kondisi darurat. Layanan tersebut beroperasi 24 jam dan bebas pulsa. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!