Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Uji Coba Nuklir Masih Terasa di Dunia

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dampaknya juga dirasakan secara global.

“Setiap orang yang hidup saat ini membawa isotop radioaktif dari pengujian atmosfer di tulang mereka, kata rekan penulis laporan dan profesor antropologi Universitas Carolina Selatan, Magdalena Stawkowski, kepada AFP.

Jutaan Kematian Dini

Ratusan ribu orang di seluruh dunia diketahui telah meninggal karena penyakit yang terkait dengan ledakan uji coba nuklir di masa lalu, laporan tersebut menyoroti.

Hal ini menunjukkan bukti ilmiah yang kuat yang menghubungkan paparan radiasi dengan kerusakan DNA, kanker, penyakit kardiovaskular dan efek genetik, bahkan pada dosis rendah.

“Risiko yang ditimbulkan oleh radiasi jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya, kata rekan penulis laporan bernama Tilman Ruff kepada AFP.

Tes atmosfer saja, yang dilakukan hingga tahun 1980, diperkirakan akan menyebabkan setidaknya dua juta kematian akibat kanker, kata dia.

“Dan jumlah kematian dini tambahan yang sama (diperkirakan) akibat serangan jantung dan stroke,” kata Ruff, rekan kesehatan masyarakat Universitas Melbourne dan salah satu pendiri Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir, yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2017.

Radiasi pengion atau partikel yang dapat memutus ikatan DNA dalam sel dan mengubahnya menjadi kanker, merupakan hal yang sangat berbahaya secara biologis, kata dia.

“Tidak ada level di bawahnya yang tidak ada efeknya.”

Risikonya tidak seragam, dengan janin dan anak kecil yang paling terkena dampaknya, dan anak perempuan serta perempuan 52 persen lebih rentan terhadap efek radiasi yang menyebabkan kanker dibandingkan anak laki-laki dan laki-laki.

Laporan NPA juga mendokumentasikan budaya kerahasiaan yang terus-menerus di antara negara-negara yang telah menguji senjata nuklir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

46 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.