Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sebut Russia dan Tiongkok Diam-diam Uji Coba Senjata Nuklir

📅 Senin, 03 Nov 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Trump Sebut Russia dan Tiongkok Diam-diam Uji Coba Senjata Nuklir Doc: X/60 Minutes
Ket. Presiden AS Donald Trump dalam wawancara dengan program CBS News 60 Minutes

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menduga keras negara-negara termasuk Russia dan Tiongkok telah melakukan uji coba nuklir bawah tanah tanpa sepengetahuan publik. Amerika Serikat akan menyusul.

"Russia sedang menguji coba, dan Tiongkok juga sedang menguji coba, tetapi mereka tidak membicarakannya," ujarnya dalam sebuah wawancara program "60 Minutes" di CBS yang dirilis pada hari Minggu.

"Saya tidak ingin menjadi satu-satunya negara yang tidak menguji coba," ujarnya. Korea Utara dan Pakistan juga ada dalam daftar negara yang diduga menguji persenjataan mereka.

Kebingungan menyelimuti perintah Trump agar Amerika Serikat memulai uji coba, terutama jika yang ia maksud adalah melakukan uji coba nuklir pertama negara itu sejak 1992.

Pria berusia 79 tahun itu pertama kali membuat pengumuman mengejutkan melalui unggahan media sosial pada hari Kamis, beberapa menit sebelum memasuki pertemuan puncak dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan.

Pengumuman ini muncul setelah Russia mengatakan telah menguji coba rudal jelajah bertenaga nuklir baru, Burevestnik, dan sebuah drone bawah air bertenaga nuklir dan berkemampuan nuklir.

Ketika ditanya langsung apakah ia berencana Amerika Serikat meledakkan senjata nuklir untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade, Trump mengatakan kepada CBS: "Saya katakan kami akan menguji senjata nuklir seperti yang dilakukan negara lain, ya."

Tidak ada negara selain Korea Utara yang diketahui telah melakukan peledakan nuklir selama beberapa dekade.

Russia dan Tiongkok belum melakukan uji coba semacam itu sejak tahun 1990 dan 1996.

Ketika ditanya tentang topik tersebut, Trump berkata: "Mereka tidak akan langsung memberi tahu Anda."

"Sehebat apa pun mereka, ini adalah dunia yang besar. Anda belum tentu tahu di mana mereka melakukan uji coba."

"Mereka menguji jauh di bawah tanah di mana orang-orang tidak tahu persis apa yang terjadi dengan uji coba tersebut. Anda merasakan sedikit getaran," tambahnya.

Namun, Menteri Energi Trump pada hari Minggu mengecilkan kemungkinan bahwa Amerika Serikat berencana untuk meledakkan ledakan nuklir.

"Saya pikir uji coba yang sedang kita bicarakan saat ini adalah uji sistem. Ini bukan ledakan nuklir," kata Chris Wright dalam wawancara dengan Fox News pada hari Minggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.