Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Ketersediaan Pangan, Pemkab Pekalongan Perluas Tanam Pertanian Modern

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 10:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Ketersediaan Pangan, Pemkab Pekalongan Perluas Tanam Pertanian Modern Doc: ANTARA
Ket. Pemkab Pekalongan membuka perluasan lahan pertanian modern di Pekalongan, Jawa Tengah, belum lama ini.

Pekalongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah, terus memperluas pelaksanaan Gerakan Tanam Pertanian Modern-Advanced Agriculture System untuk mendorong peningkatan produksi pertanian, sekaligus menjaga ketersediaan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, di Pekalongan, Rabu (23/9), mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang ada.

"Program tersebut ditargetkan dapat mencakup lahan seluas 2.612 hektare selama 2026. Namun hingga 22 September 2026, realisasinya baru mencapai 32,5 hektare sejak program mulai digulirkan pada Agustus 2026," katanya pula.

Gerakan tanam kembali dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Sikunang, Desa Sinangoh Prendeng, Kecamatan Kajen di kagab seluas 1 hektare.

Menurut dia, gerakan tanam ini menjadi bagian dari upaya semua pihak untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong keterlibatan penyuluh, kelompok tani, hingga petani agar program tersebut dapat berjalan secara optimal.

"Tentu diperlukan kerja sama, dan sinergi semua pihak, terutama pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan para petani," katanya lagi.

Ia mengaku capaian Gerakan Tanam Pertanian Modern terpadu saat ini masih jauh dari sasaran yang ditetapkan 2.612 hektare pada tahun ini.

"Oleh karena itu, kami menggiatkan perluasan penanaman secara bertahap di berbagai wilayah," kata dia.

Dia mengatakan dalam prosesnya, petani juga memperoleh pendampingan teknis dari penyuluh pertanian bersama Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

Pendampingan tersebut, kata dia, diberikan sejak tahap awal budi daya mulai dari persiapan lahan dan penanaman hingga pemeliharaan tanaman, pengendalian hama maupun penyakit, serta menjelang panen.

"Kami berharap produktivitas lahan pertanian dapat terus meningkat. Program tersebut juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan dan kemandirian pangan di daerah," katanya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.