Latihan Bersama: Prajurit TNI AU Lakukan Uji Coba Terjun Payung dari Pesawat A400M
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 10:49 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – TNI AU melakukan uji coba menerjunkan pasukan menggunakan pesawat angkut A400M di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (23/9).
Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, kegiatan ini kali pertama prajurit TNI AU terjun dari A400M setelah sebelumnya para penerjun hanya melompat dari pesawat angkut jenis Hercules dan CN. Uji coba itu dilakukan dalam ajang latihan bersama antara TNI AU dan AU Prancis di Misi Pegase 2026.
Pantauan ANTARA di lokasi terlihat dua A400M milik TNI AU dan AU Prancis melintas di atas terminal selatan Lanud Halim Perdanakusuma. Tepat di atas terminal, pesawat A400M milik TNI AU membuka Cargo Door bagian belakang dan seketika para penerjun melalukan terjun statis.
Di saat yang sama, pesawat A400M milik Prancis mengawal pesawat TNI AU dari belakang. Prajurit TNI AU yang melakukan terjun statis berasal dari Brigade Parako I Pasgat yang bermarkas di Lanud Halim Perdanakusuma. Setelah mendrop para penerjun, dua pesawat angkut itu lalu melalukan manuver terbang atau fly pass.
Dalam manuver itu, terlihat pesawat A400M milik TNI AU melakukan manuver berbelok dengan kemiringan cukup tajam, sedangkan pesawat milik Prancis terbang lurus.
Hingga saat ini, latihan manuver pesawat TNI AU dan AU Prancis dalam Misi Pegase di Lanud Halim Perdanakusuma masih terus berlangsung.
Angkatan Udara Prancis memboyong jet tempur Rafale dan pesawat angkut Airbus A400M ke Jakarta dalam rangka menjalankan persinggahan Misi Pegase 2026 di Indonesia.
Empat jet Rafale dan dua Airbus A400M, bersama tiga pesawat tanker Airbus A330 MRTT, tampak terparkir di apron Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (22/9).
"Kami membawa sembilan pesawat dari tiga tipe, yang kami sebut sebagai kombinasi pemenang atau kombinasi ajaib," kata Komandan Misi Pegase 2026, Mayor Jenderal Julien Sabene kepada wartawan.
Sabene menjelaskan persinggahan Misi Pegase 2026 di Indonesia berlangsung pada 20-25 September 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Indonesia baru kedatangan tiga unit pertama Rafale pada Januari 2026, sedangkan satu unit Airbus A400M tiba pada November 2025 dan unit kedua pada Maret 2026.
"Kami telah memiliki A400M dan Rafale lebih lama dari Anda, tetapi kami bersedia untuk saling berbagi praktik terbaik sehingga kita bisa belajar satu sama lain," ucap Sabane.
Wakil komandan Komando Operasi dan Pertahanan Udara Prancis tersebut menjelaskan Misi Pegase 2026 bermula dari 8 September hingga 15 Oktober, dengan total penerbangan sekitar 80 jam penerbangan dan 40.000 Km perjalanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!