Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua MPR RI Sambut Delegasi Korea Selatan, Investasi Jadi Sorotan Utama

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 23:55 WIB | Oleh:
Ketua MPR RI Sambut Delegasi Korea Selatan, Investasi Jadi Sorotan Utama Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Ketua MPR Ahmad Muzani (kiri) menerima kunjungan Ketua Parlemen Republik Of Korea Woo Won Shik (kanan) di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1). Dalam kunjungan tersebut selain membahas soal penguatan kerjasama dalam berbagai sektor strategis seperti perdagangan, ekonomi, investasi, hingga kebudayaan.

Penguatan investasi hingga keakraban budaya menjadi topik yang dibahas saat Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Woo Won-shik beserta delegasi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

Muzani, saat memberikan keterangan dalam jumpa pers, mengatakan pertemuan berlangsung dengan hangat dan penuh canda. Ini menunjukkan hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dan Korea Selatan.

"Dalam pertemuan tersebut, ketua parlemen Korea Selatan berharap hubungan yang sudah cukup bagus, akrab, di berbagai macam tingkat, perdagangan, ekonomi, investasi, bahkan kebudayaan, makin hari makin menunjukkan keakraban," ucapnya.

Menurut ia, Woo dalam pertemuan tersebut sempat membahas kondisi investor Korea Selatan yang ada di Indonesia. Investor Negeri Ginseng itu disebut mengalami sejumlah persoalan.

"Harapannya persoalan tersebut bisa dikomunikasikan dengan para pemangku kepentingan sehingga investasi yang selama ini sudah berjalan antara Korea Selatan dan Indonesia bisa bertambah baik dan bertambah lancar lagi," katanya.

Terkait hal itu, Muzani memastikan komitmen MPR untuk membantu penyelesaian persoalan investasi di tingkat pemangku kebijakan. Dalam hal ini, pihaknya siap mengomunikasikan permasalahan itu dengan kementerian terkait.

"Ada juga masalah yang kemudian terjadinya di lapangan yang tentu saja harus ditangani di tingkat lokal, tapi dua-duanya kami merasa itu menjadi persoalan yang harus diselesaikan. Karena itu, kami dengan penuh kesenangan bisa mendengarkan itu dan mudah-mudahan kami bisa membantu agar persoalan itu bisa selesai di lapangan," tuturnya.

Sementara itu, terkait keakraban budaya, Muzani mengatakan masyarakat Korea Selatan merupakan sahabat Indonesia.

Keakraban itu tercermin dari kisah heroik warga negara Indonesia bernama Sugianto yang membantu evakuasi kebakaran hutan di Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan. Kisah ini juga disoroti Majelis Nasional Korea Selatan dalam pertemuan tersebut.

"Sugianto menjadi orang yang sangat dikagumi di Korea Selatan, bahkan Presiden Korea Selatan telah memanggilnya, mengundang, untuk mendapatkan kehormatan di Istana Biru di Seoul," ucap Muzani.

Kedua negara berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dijaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Presiden Prabowo Tinjau Pel...
Luar Negeri
Sejumlah Warga Terluka dala...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.