KA Menoreh Relasi Semarang Tawang-Pasar Senen Terhantam Truk di Cirebon, Penumpang Dipastikan Aman
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 19:39 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara/Fathnur Rohman
CIREBON, JAWA BARAT - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memastikan tidak ada penumpang yang mengalami cedera dalam insiden KA Menoreh relasi Semarang Tawang-Pasar Senen yang tertemper truk di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu dini hari.
“Penumpang dalam kondisi aman dan tidak ada yang mengalami cedera,” kata Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin di Cirebon, Rabu (21/1).
Ia mengatakan lokasi kejadian berada di petak jalan antara Stasiun Babakan dan Stasiun Waruduwur yang masuk wilayah di Desa Dompyong Kulon, Kabupaten Cirebon.
Ia mengatakan akibat kejadian tersebut jalur hilir sempat tidak dapat dilalui sementara waktu. Namun, jalur hulu masih bisa digunakan untuk perjalanan KA dengan kecepatan normal sehingga operasional tetap berjalan terbatas.
Dalam peristiwa ini, kata dia, terdapat satu petugas KAI yang mengalami luka, yakni Asisten Masinis yang sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Waled, Kabupaten Cirebon.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Insiden tersebut terjadi pada pukul 02.47 WIB di KM 201+400 JPL 329 tidak terjaga, petak jalan antara Stasiun Babakan dan Stasiun Waruduwur,” katanya.
Ia menyebutkan akibat insiden tersebut rangkaian KA Menoreh sempat tertahan di lokasi kejadian, akan tetapi setelah dilakukan penggantian lokomotif, KA tersebut kembali melanjutkan perjalanan menuju Jakarta pada pukul 05.28 WIB.
Menurut dia, petugas KAI telah melakukan evakuasi terhadap lokomotif yang terdampak untuk mempercepat pemulihan jalur hilir agar dapat segera dilalui kembali.
Selain itu, KAI juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan aman dan lancar.
"Usai evakuasi, kondisi jalan rel di jalur hilir yang mengalami kerusakan dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Setelahnya dapat dilewati KA dengan kecepatan terbatas 40 km per jam," katanya
Terkait kejadian ini, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA yang terdampak.
Sementara itu, Kepala Satlantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno memastikan saat ini pihaknya masih mengutamakan keselamatan dan perawatan korban, termasuk sopir truk yang masih menjalani perawatan medis.
“Apabila kondisinya sudah membaik, tentu akan kami lakukan Berita Acara Pemeriksaan terhadap sopir yang diduga menjadi penyebab kecelakaan,” katanya.
Ia menuturkan kecelakaan tersebut bermula, saat truk tersebut mengalami mogok tepat di atas rel di kawasan Desa Dompyong Kulon.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!