Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanggul Citarum Jebol, Ratusan KK di Muaragembong Kabupaten Bekasi Terendam Banjir

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:36 WIB | Oleh:
Tanggul Citarum Jebol, Ratusan KK di Muaragembong Kabupaten Bekasi Terendam Banjir Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Titik tanggul jebol Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa.

KABUPATEN BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat sebanyak 553 kepala keluarga di Muaragembong, Kabupaten Bekasi, terdampak banjir setelah tanggul Sungai Citarum jebol pada Selasa (20/1) dini hari.

Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bekasi Dody Supriyadi mengatakan banjir terjadi setelah debit Sungai Citarum meningkat yang menyebabkan tanggul penahan air jebol sepanjang kurang lebih delapan meter.

"Peningkatan debit air Sungai Citarum mengakibatkan tanggul jebol. Air kemudian meluap dan menggenangi permukiman warga. Kondisi ketinggian air mencapai 60 centimeter," katanya di Cikarang, Selasa.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, ratusan kepala keluarga yang tersebar di lima kampung terdampak banjir akibat tanggul jebol. Sebanyak 141 KK terdampak berlokasi di Kampung Bendungan RT 03/05. Di Kampung Gedung Cinde RT 01/05 terdapat 105 KK.

Selanjutnya, 152 KK di Kampung Singkil RT 02/06, Kampung Gedung Bokor RT 03/03 sebanyak 30 KK, serta Kampung Biyombong RT 03/06 sebanyak 125 KK terdampak banjir. Hingga kini tidak ada laporan warga mengungsi maupun korban luka maupun jiwa.

Dody menjelaskan ketinggian muka air di permukiman warga bervariasi antara 10 hingga 60 centimeter. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing sembari memantau kondisi air yang masih melimpas.

BPBD Kabupaten Bekasi melakukan koordinasi dan pendataan bersama aparat desa, RT/RW, serta unsur kewilayahan setempat. Selain itu bantuan logistik juga telah disalurkan kepada warga terdampak.

"Logistik yang kami kirimkan meliputi bronjong, karung, terpal, makanan siap saji, air mineral, serta paket sembako untuk kebutuhan dasar warga," ucap dia.

Pihaknya juga memberikan rekomendasi pembangunan turap permanen di sepanjang bantaran Sungai Citarum sebagai langkah mitigasi jangka panjang.

"Kami masih menyiagakan personel di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Cermati Harga BBM untuk Kapal Perikanan yang Ditetapkan KKP

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Cermati Harga BBM untuk Kap...

Menjelang Karnaval, Penerbangan ke Banyuwangi Mulai Meningkat

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menjelang Karnaval, Penerba...
Megapolitan
Kebakaran di Cakung Timur D...
Daerah
Evaluasi! Jangan Sampai Ter...
Daerah
Zaman Makin Unik, Daun Bamb...
Megapolitan
Disperindag Lebak: Harga Ko...
Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
KPPU Desak Revisi UU Antimonopoli
📅 Jumat, 17-Jul-2026
# 6
KPPU Desak Revisi UU Antimonopoli
📅 Jumat, 17-Jul-2026
KPPU Desak Revisi UU Antimonopoli
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.