Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Denmark Peringati AS, Invasi Greenland Bisa Picu Perang

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:32 WIB | Oleh:
Denmark Peringati AS, Invasi Greenland Bisa Picu Perang Doc: CNN Indonesia

JAKARTA - Seorang anggota parlemen Denmark melontarkan peringatan keras terhadap ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin mengambil alih Greenland. Ia menegaskan bahwa pengerahan militer AS ke wilayah otonomi Denmark tersebut akan dianggap sebagai tindakan perang.

Anggota parlemen Denmark, Rasmus Jarlov, menyatakan Denmark akan membela Greenland jika terjadi invasi. Menurutnya, meskipun kekuatan militer Amerika Serikat jauh lebih besar, Denmark memiliki kewajiban untuk melindungi wilayah dan warganya.

“Kami tentu akan membela Greenland. Jika terjadi invasi oleh pasukan Amerika, itu akan menjadi perang dan kami akan saling berperang,” kata Jarlov dalam wawancara dengan CNN, Selasa (20/1).

Trump kembali memicu ketegangan dengan bersikeras ingin mengambil alih Greenland, meski mendapat penolakan dari Denmark, Greenland, serta sejumlah sekutu Eropa. Pemerintah Denmark dan otoritas Greenland telah berulang kali menegaskan bahwa pulau strategis di kawasan Arktik tersebut tidak untuk dijual dan tidak ingin menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Dalam pesan kepada Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store yang kemudian terungkap ke publik, Trump bahkan menyebut dunia tidak akan aman kecuali Amerika Serikat memiliki kendali penuh atas Greenland. Pernyataan itu dinilai memperburuk hubungan Washington dengan NATO dan Uni Eropa.

Trump juga menolak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland, yang dikenal memiliki posisi strategis serta kekayaan mineral. Seiring meningkatnya ketegangan, sejumlah negara Eropa dilaporkan telah mengerahkan personel militer dalam jumlah terbatas ke wilayah tersebut.

Jarlov menegaskan bahwa keinginan Amerika Serikat bertentangan dengan aspirasi warga Greenland. Ia menyebut sekitar 57.000 penduduk Greenland telah menyatakan dengan jelas tidak ingin berada di bawah kendali Amerika Serikat.

“Kami memiliki kewajiban untuk berjuang demi mereka. Pasukan kami akan melakukan tugas itu,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan alasan Trump yang menyebut penguasaan Greenland sebagai kepentingan keamanan nasional AS, terutama terkait meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan Arktik. Menurut Jarlov, Denmark telah menginvestasikan sekitar 14 miliar dolar AS dalam dua tahun terakhir untuk Greenland, khususnya di sektor pertahanan.

Jika Amerika Serikat mengambil alih Greenland, kata dia, beban finansial tersebut otomatis akan berpindah ke Washington. Jarlov pun menilai kerja sama seharusnya menjadi pilihan utama karena Amerika Serikat selama ini telah memiliki akses luas ke Greenland.

“Pintu kerja sama selalu terbuka. Amerika bisa menempatkan pasukan sebanyak yang diinginkan di sana tanpa batas waktu. Greenland tidak berada dalam ancaman,” ucapnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menyebut ambisi Trump sebagai langkah yang tidak masuk akal dan berpotensi memperburuk situasi geopolitik global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Jokowi Pamerkan Kartu Anggota PSI

3 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Jokowi Pamerkan Kartu Anggo...
Daerah
Pasar Kepulungan Gempol Ter...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.