Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Berpotensi Menguat di Tengah Sikap 'Wait and See' RDG Bank Indonesia

📅 Senin, 19 Jan 2026, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Berpotensi Menguat di Tengah Sikap 'Wait and See' RDG Bank Indonesia Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/1), dibuka menguat 23,29 poin atau 0,26 persen ke posisi 9.098,70. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,84 poin atau 0,21 persen ke posisi 891,27.

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).

“Diperkirakan IHSG berpeluang menguji level 9.100-9.200 pada pekan ini,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari dalam negeri, pelaku pasar tengah menantikan RDG BI pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1), yang diperkirakan mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen seiring kurs Rupiah yang masih melemah.

Selain itu, pelaku pasar akan mencermati rilis data pertumbuhan kredit bulan Desember 2025, yang diperkirakan melambat menjadi 7,6 persen year on year (yoy) dari sebesar 7,74 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Dari mancanegara, selama pekan ini, pelaku pasar akan mencermati kelanjutan earning season dan data ekonomi Amerika Serikat (AS), seperti Personal Consumption Expenditures (PCE) Prices dan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV-2025.

Dari kawasan Eropa, pelaku pasar akan mencermati rilis data Purchasing Managers' Index (PMI) di Euro Area, serta Inggris.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar mencermati rilis data PMI Jepang dan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ). Selain itu, juga mencermati data PDB kuartal IV-2025 dari China.

Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump akan memberlakukan tarif terhadap 8 anggota NATO sampai tercapai kesepakatan pembelian Greenland (17/1). Tarif yang diberlakukan sebesar 10 persen mulai 1 Februari 2026 dan sebesar 25 persen mulai 1 Juni 2026.

Pada perdagangan Jumat (16/1) pekan kemarin, bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,19 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,04 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,22 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,65 persen.

Sementara itu, bursa AS di Wall Street ditutup melemah pada Jumat (16/1), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,17 persen ditutup di level 49.359,33, indeks S&P 500 melemah 0,06 persen ke level 6.940,01, dan indeks Nasdaq Composite melemah 0,07 persen ditutup di 25.529,33.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 615,15 poin atau 1,14 persen ke 53.321,02, indeks Shanghai menguat 20,71 atau 0,50 persen ke 4.122,62, indeks Kuala Lumpur melemah 5,17 poin atau 0,30 persen ke 1.707,57, dan indeks Strait Times melemah 21,30 poin atau 0,44 persen ke 4.827,80.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Woody Kembali Beraksi di Film “Toy Story 5

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Woody Kembali Beraksi di Fi...
Nasional
Kementan Ungkap Produksi Su...
Rona
Joe Taslim Turut Berperan d...
Daerah
PT KAI: Volume Penumpang St...
Nasional
KAI Group Telah Layani 6,2 ...
Ekonomi
Menkeu: Anggaran Kemenkeu T...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.