Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil di Tengah Sikap Wait and See Pertemuan The Fed

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil di Tengah Sikap Wait and See Pertemuan The Fed Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa berpotensi bergerak volatil di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap pertemuan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.

IHSG dibuka menguat 21,95 poin atau 0,31 persen ke posisi 7.128,47. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,76 poin atau 0,26 persen ke posisi 688,50.

“Kiwoom Research masih harus ingatkan para investor untuk persiapkan kemungkinan tutup gap di titik 7.022, atau konsolidasi lanjut ke level 7.000 - 6.917,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, kebuntuan diplomatik antara AS dengan Iran tetap menjadi penggerak utama. Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi dan menegaskan AS “memegang semua kartu”, sementara Iran menawarkan pembukaan Selat Hormuz tanpa isu nuklir.

AS menolak skema yang memberikan kontrol ke Iran, dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan jalur tersebut harus tetap bebas.

Dari sisi moneter, pelaku pasar fokus terhadap pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada Selasa (28/04) dan Rabu (29/04) pekan ini, yang diperkirakan akan menahan suku bunganya.

Ketua The Fed Jerome Powell kemungkinan menekankan ketidakpastian, namun membuka ruang tekanan harga lebih persisten.

"Pasar mencermati dampak shock energi terhadap inflasi, dengan risiko komunikasi lebih hawkish jika harga minyak bertahan tinggi," ujar Liza.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar fokus terhadap keputusan Bank of Japan (BoJ), yang diperkirakan akan menahan suku bunganya di level 0,75 persen.

"Meski ekspektasi kenaikan sempat muncul, sikap lebih dovish dan ketidakpastian perang mendorong wait and see, namun bias tetap hawkish dengan potensi kenaikan di Juni," ujar Liza.

Dari dalam negeri, BEI melalui pengumuman No. Peng-00067/BEI.POP/04-2026 merombak IDX30, LQ45, dan IDX80 efektif 4 Mei 2026, dengan fokus pada free float, likuiditas, serta eliminasi HSC yang mendorong keluarnya big caps.

Dari sisi makro, Moody’s mempertahankan rating di Baa2 namun menurunkan outlook ke negatif, yang menandakan tekanan fiskal mulai meningkat.

Sementara itu, pemerintah merespons lonjakan energi dengan menanggung 100 persen PPN tiket pesawat selama kurang lebih 60 hari sejak 25 April 2026 untuk menjaga daya beli.

Dari sisi global positioning, tekanan meningkat setelah FTSE Russell memastikan Vietnam naik ke emerging market, sementara Indonesia masih secondary EM dan menghadapi risiko MSCI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.