Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Kubu Raya Kerahkan Personel Padamkan Karhutla di Dua Kecamatan

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Polres Kubu Raya Kerahkan Personel Padamkan Karhutla di Dua Kecamatan Doc: ANTARA/HO-Polres Kubu Raya
Ket. Tim Siaga Karhutla yang terdiri dari Polres Kubu Raya, Dit Samapta Polda Kalbar, BNPB, TNI, melakukan pemadaman api yang pada salah satu lahan.

PONTIANAK -- Polres Kubu Raya mengerahkan personel untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, menyusul munculnya titik api di Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Kakap.

"Penanganan karhutla menjadi prioritas utama kami karena dampaknya sangat luas terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan. Personel kami kerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan secara maksimal," kata Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade di Sungai Raya, Minggu.

Ade mengatakan, pengerahan personel dilakukan sebagai respons cepat atas meningkatnya potensi karhutla seiring peralihan musim dari penghujan ke kemarau.

Di Kecamatan Sungai Raya, kebakaran terjadi di Jalan Sultan Agung, Desa Kuala Dua. Api menghanguskan lahan kosong seluas sekitar dua hektare. Situasi sempat mengkhawatirkan karena lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 70 meter dari permukiman warga.

Sementara itu, di Kecamatan Sungai Kakap, titik api terdeteksi di Desa Punggur Kecil dengan luas lahan terbakar sekitar 1,5 hektare. Kedua lokasi merupakan lahan gambut yang rawan karena api dapat merambat ke bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan.

Dalam operasi pemadaman, Polres Kubu Raya bersinergi dengan Direktorat Samapta Polda Kalbar, BNPB, TNI, Pemadam Kebakaran Kubu Raya, serta unsur terkait lainnya. Tim gabungan dikerahkan untuk mencegah kebakaran meluas dan menekan potensi kabut asap.

Selain pemadaman, Polres Kubu Raya juga meningkatkan patroli di titik-titik rawan karhutla, terutama di kawasan gambut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak muncul titik api baru yang dapat membahayakan masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika melihat asap atau titik api," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan masih melakukan pendinginan untuk memastikan bara api di lapisan gambut benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan. Penyebab kebakaran di dua lokasi tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.