Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran akan 'Black Out' Permanen dari Internet Global

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 00:01 WIB | Oleh:

“Mereka benar-benar memutus aliran listrik tanpa berpikir. Mereka belum pernah melakukannya sebelumnya,” kata para peneliti di Outline Foundation dan Project Ainita. “Dan itu pada dasarnya mengacaukan seluruh internet, dan itu benar-benar merusak banyak hal di pihak mereka juga.”

Pada tahun 2012, pemerintah telah membentuk Dewan Tertinggi Ruang Siber dan mulai merencanakan internet domestik yang terpecah-pecah. Seiring waktu, pihak berwenang mulai menyempurnakan penutupan internet mereka – memblokir layanan seperti Facebook, Twitter, dan Google selama protes tahun 2012, tetapi membiarkan layanan lain yang bernilai ekonomi tetap beroperasi.

Dalam 10 tahun berikutnya, otoritas Iran menggunakan pendekatan "wortel dan tongkat" untuk memaksa bisnis daring, bank, dan penyedia layanan internet memindahkan infrastruktur utama mereka – pusat data dan kantor – ke dalam negeri, kata para peneliti di Project Ainita dan Outline. Otoritas memberikan keringanan pajak kepada mereka yang melakukannya, dan mencegah mereka yang menolak untuk bekerja di Iran.

Pada tahun 2015, sekelompok peneliti menggunakan Bitcoin untuk membeli ruang server di Iran dan mulai memindai ruang alamat IP negara tersebut; yaitu rentang alamat yang dialokasikan ke perangkat di jaringan.

Mereka membuat penemuan yang mengejutkan: Iran sedang membangun internet yang terhubung secara domestik dan sepenuhnya terpisah dari dunia luar, menggunakan protokol yang sama untuk menghubungkan jaringan internal untuk kantor perusahaan atau rumah.

“Ini seperti ketika Anda berada di ruang kantor, Anda memiliki server file atau sistem SDM, yang jika Anda pergi ke kedai kopi, Anda tidak akan dapat mengaksesnya karena berada di jaringan internal. Tidak mungkin untuk mengarahkan akses ke luar,” kata salah satu peneliti.

Iran berhasil. Internet nasional telah berfungsi selama protes berlangsung, dan sekarang menjadi satu-satunya pilihan bagi sebagian besar warga Iran untuk mengakses internet. Kemungkinan akan terus berkembang, tetapi tetap tidak dapat diakses oleh pengguna luar, dan tidak terhubung dengan internet yang lebih luas.

Mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS itu mengatakan bahwa kekuatan yang telah diungkapkan Iran dalam beberapa hari terakhir, dalam hal kemampuannya untuk mengendalikan internet, sangat besar; melampaui kekuatan beberapa rezim otoriter lain yang mungkin ingin melakukan hal yang sama.

Namun masih perlu dilihat apakah Iran mampu menciptakan realitas daring baru yang permanen. “Komunitas hak digital memang benar untuk menyuarakan kekhawatiran. Tetapi dampaknya akan sangat berat bagi pemerintah Iran, yang akan bertanggung jawab atas kerugian ekonomi mereka.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PLN Bawa Edukasi Kelistrika...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...
Daerah
Hindari Konflik Sosial Mala...

Uji Coba, Irak Sukses Meredam Timnas Spanyol 1-1

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Irak Sukses Mered...

Uji Coba, Yunani Mampu Tahan Imbang 2-2 Swedia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Yunani Mampu Taha...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.