Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mitigasi 24 Sekolah yang Rawan Bencana di Sampang

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mitigasi 24 Sekolah yang Rawan Bencana di Sampang Doc: Antara
Ket. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin.

Sampang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Jawa Timur melakukan mitigasi di 24 sekolah rawan bencana sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan dan menekan risiko apabila terjadi bencana.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin di Sampang, Selasa, mengatakan pendidikan melek bencana ke sekolah-sekolah rawan bencana tersebut merupakan kerja sama antara BPBD Kabupaten Sampang, pihak swasta, serta Forum Relawan Penanganan Bencana (FRPB) Kabupaten Sampang.

"Tujuannya menurunkan jumlah korban jiwa dan kerusakan harta benda saat terjadi suatu ancaman, meningkatkan kesadaran siswa, dan guru agar lebih siap dan paham cara menyelamatkan diri," katanya.

Selain itu, melalui program tersebut diharapkan para siswa juga bisa membuat rencana yang tepat sebelum, saat, dan sesudah suatu peristiwa buruk terjadi.

"Karena itu, program mitigasi atau pendidikan melek bencana ke sekolah-sekolah rawan bencana ini kami canangkan dengan bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait," katanya.

Berdasarkan data BPBD, saat ini tercatat 24 sekolah mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat telah terdata berada di kawasan rawan bencana dan ditetapkan menjadi sasaran program mitigasi tersebut.

"Langkah ini menjadi penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak usia dini di lingkungan institusi pendidikan," kata dia.

Para kepala sekolah, guru dan siswa di sekolah rawan bencana ini menyambut baik program tersebut, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup apabila terjadi bencana, seperti banjir yang memang sering terjadi di Kota Sampang.

Program melek bencana yang menyasar 24 sekolah itu telah dimulai sejak bulan lalu dan hingga kini terus berlangsung secara bergantian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

26 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

46 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.