Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penetapan Tujuh Langkah dalam Menangani KLB Malaria di Bangka Tengah

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penetapan Tujuh Langkah dalam Menangani KLB Malaria di Bangka Tengah Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda.

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan tujuh langkah prioritas percepatan penanganan malaria di Desa Tanjung Gunung untuk menghentikan penularan penyakit setelah daerah itu ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Selasa, mengatakan tujuh langkah tersebut menjadi pedoman bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait dalam mempercepat penanganan malaria melalui kolaborasi lintas sektor.

"Tentunya dengan komitmen kita yang kuat, kerja sama dan koordinasi yang solid dari seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bangka Tengah, kami yakin status KLB ini dapat segera diatasi dan dicabut," katanya.

Ia menjelaskan langkah pertama yang harus dilakukan yakni meningkatkan keterlibatan seluruh OPD dan instansi terkait dalam penanganan malaria.

Selanjutnya penguatan surveilans melalui penemuan kasus secara dini (early detection) dan pemberian pengobatan sesuai standar hingga tuntas kepada masyarakat yang terinfeksi di Desa Tanjung Gunung.

Pemerintah daerah juga menginstruksikan identifikasi dan intervensi terhadap sumber penularan, termasuk survei tempat perindukan nyamuk dan keberadaan vektor.

Upaya pengendalian dilanjutkan melalui pemberian larvasida dan penyemprotan dinding rumah menggunakan metode Indoor Residual Spraying (IRS).

Selanjutnya, kata dia, dilakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kasus dan keberadaan vektor, disertai penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kegiatan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Pemkab Bangka Tengah juga memastikan dukungan anggaran yang memadai dan akuntabel agar seluruh upaya penanggulangan malaria dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, efektif, dan efisien.

Efrianda berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat pengendalian penularan sehingga status Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Desa Tanjung Gunung dapat segera dicabut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.