Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IRGC Nyatakan Kesetiaan pada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

📅 Senin, 09 Mar 2026, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
IRGC Nyatakan Kesetiaan pada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Doc: TVRI/EPA
Ket. Seorang pria Iran memegang foto Mojtaba Khamenei, dalam perayaan hari ulang tahun ke-47 revolusi Islam di Teheran, Iran, 11 Februari 2026

TEHERAN - Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menyatakan kesetiaan dan kepatuhan pada Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, RIA Novosti melaporkan pada Senin (9/3).

"IRGC Iran, mendukung pilihan Dewan Ahli yang terhormat, siap menyatakan kesetiaan penuh kepada Mojtaba Khamenei, serta menjaga nilai-nilai Revolusi Islam dan melindungi warisan berharga para imam revolusi — Imam Ruhollah Khomeini dan Imam Ali Khamenei,” kata IRGC dalam pernyataannya, seperti dikutip Islamic Republic of Iran Broadcasting.

Dewan Ahli Iran mengumumkan bahwa Mojtaba Khamenei, 56 tahun, terpilih sebagai pemimpin tertinggi negara itu. Ia adalah putra pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.

Sebelumnya dikabarkan, dewan tetap bersidang untuk memilih pemimpin baru meski ada ancaman dari Presiden AS Donald Trump.

"Dewan Ahli mengadakan pertemuan meski ada ancaman Trump untuk mengganggunya," kata Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, seperti dikutip stasiun televisi SNN.

Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan AS-Israel, telah dipilih sebagai penggantinya.

Tidak seperti ayahnya, pria berusia 56 tahun ini sebagian besar menjaga low-profile. Ia tidak pernah memegang jabatan pemerintahan, tidak pernah memberikan pidato atau wawancara publik, dan hanya sejumlah kecil foto dan video dirinya yang pernah dipublikasikan.

Namun selama bertahun-tahun telah beredar rumor bahwa ia memiliki pengaruh yang cukup besar di balik layar di Iran.

Kabel diplomatik AS, yang diterbitkan oleh WikiLeaks pada akhir tahun 2000-an, menggambarkannya sebagai "kekuatan di balik jubah" yang secara luas dianggap sebagai tokoh yang "cakap dan berpengaruh" dalam rezim tersebut, menurut kantor berita AP.

Namun, seperti ditulis BBC, pemilihan dirinya masih bisa menimbulkan kontroversi. Republik Islam didirikan pada tahun 1979 setelah monarki digulingkan, dan ideologinya didasarkan pada prinsip bahwa pemimpin tertinggi harus dipilih berdasarkan kedudukan keagamaannya dan kepemimpinan yang telah terbukti, bukan melalui suksesi turun-temurun.

Selama masa pemerintahannya, Ali Khamenei hanya berbicara secara umum tentang kepemimpinan Republik Islam di masa depan.

Seorang anggota Majelis Pakar Iran - badan ulama yang memilih pemimpin tertinggi - mengatakan dua tahun lalu bahwa Ali Khamenei menentang gagasan putranya menjadi kandidat untuk kepemimpinan di masa depan. Tetapi dia tidak pernah secara terbuka menanggapi spekulasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.