Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Pasaman Barat Sebut Jalan Provinsi Menuju Talu Sangat Rawan Longsor

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 16:56 WIB | Oleh:
Bupati Pasaman Barat Sebut Jalan Provinsi Menuju Talu Sangat Rawan Longsor Doc: Antara Foto
Ket. Jalan provinsi menuju Talu Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat tepatnya di daerah Polong Onam terban dan sangat membahayakan pengendara yang melintasi jalan itu, Sabtu (17/1/2026).

Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Yulianto menyatakan jalan provinsi menuju Talu di Kecamatan Talamau mulai dari Rimbo Kejahatan sampai Polong Anam sangat rawan longsor dan membahayakan pengendara.

"Jalan menuju Talamau memang sangat rawan longsor dan terban. Selain dipicu oleh bencana hidrometeorologi, juga areal di sekitarnya sudah labil karena bencana gempa pada 2022," katanya di Simpang Empat, Sabtu.

Saat ini di sejumlah titik mengalami longsor dan terban. Untuk kendaraan berukuran besar roda enam sangat sulit menempuh titik jalan di Polong Onam.

"Kita telah memasang rambu-rambu peringatan di titik jalan yang longsor agar pengendara berhati-hati melewati jalur itu," katanya.

Pihaknya juga telah meninjau jalan alternatif melalui Jembatan Panjang-Talu.

"Kondisi jalan itu telah kami kunjungi. Saat ini kondisi jalan masih berlumpur dan belum dapat dilalui kendaraan secara umum," katanya.

Dia mengatakan keberadaan jalan alternatif Jembatan Panjang-Talu sangat penting sebagai jalur darurat untuk memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjamin keselamatan warga saat terjadi bencana.

Sesuai instruksi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah yang meninju kondisi jalan itu beberapa waktu lalu, pihaknya saat ini sedang menyiapkan usulan untuk perbaikan jalan alternatif itu.

Ia menjelaskan, saat terjadi bencana sebelumnya, sejumlah wilayah di Kecamatan Talamau sempat terisolasi sehingga penyaluran bantuan mengalami kendala. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius ke depannya.

Dia menambahkan, hingga saat ini jalan tersebut baru dapat dilalui oleh kendaraan tertentu, sementara kendaraan masyarakat secara umum belum bisa melewati jalur tersebut dengan aman.

"Semoga niat dan upaya kita bersama ini mendapatkan dukungan, sehingga akses masyarakat tetap terjaga dan risiko saat bencana dapat diminimalkan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.