Viral, Mobil Lawan Arah di Jalur Bus Transjakarta Matraman, Ini Kata Polisi
📅 Kamis, 15 Jan 2026, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Instagram/@jakarta.terkini
JAKARTA - Polisi menyebutkan insiden mobil yang masuk ke jalur Transjakarta di kawasan Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (14/1) diduga terjadi karena pengemudi tidak memperhatikan rambu lalu lintas yang terpasang di lokasi tersebut.
"Di traffic light Matraman, pengendara mengambil jalur sebelah kanan yang memang diberlakukan contraflow sampai kawasan Dobrak, depan Hotel Sofyan. Seharusnya, kendaraan tersebut belok ke kiri, bukan lurus," kata Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Jakarta Timur AKP Eko Apriyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (15/1).
Pernyataan tersebut merespons viralnya video di media sosial Instagram @jakarta.terkini pada Rabu (14/1) yang memperlihatkan sebuah mobil berwarna hitam berjalan mundur karena terhalang bus Transjakarta di depannya.
Mobil itu tidak dapat berbelok ke kiri maupun ke kanan lantaran jalur tersebut dibatasi separator Transjakarta serta taman di sisi jalan.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan petugas pada pagi hari, kata Eko, kendaraan tersebut melaju dari arah Salemba menuju Matraman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di jalur tersebut sudah terpasang rambu larangan yang mengarahkan pengendara untuk berbelok ke kiri.
Namun, pengemudi mobil itu justru melaju lurus hingga masuk ke jalur Transjakarta yang mengarah dari selatan ke utara.
"Kemungkinan, pengendara tidak melihat rambu. Bisa jadi karena yang bersangkutan baru melintas di jalan itu," ujar Eko.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, dia menjelaskan sistem contraflow di kawasan tersebut diberlakukan sejak adanya pembangunan LRT yang menyebabkan penyempitan ruas jalan dari traffic light Salemba menuju Matraman.
Saat ini, satu lajur digunakan untuk Transjakarta, dua lajur untuk kendaraan umum, dan satu lajur khusus contraflow.
"Rambu-rambu sebenarnya sudah ada dan jelas, termasuk di sekitar Gramedia Matraman. Tapi, mungkin pengendara kurang memperhatikan," ucap Eko.
Dia pun mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama di kawasan yang menerapkan rekayasa lalu lintas, guna menghindari pelanggaran dan membahayakan sesama pengguna jalan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!