Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kondisi Satwa di Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur Sangat Prihatin, Tuai Kritikan dari Warganet

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Kondisi Satwa di Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur Sangat Prihatin, Tuai Kritikan dari Warganet Doc: Instagram: @veronika.twns.

Kondisi hewan yang kurang terawat di Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah, menuai keprihatinan serta kritik dari sejumlah warganet.

Kritik ini mencuat setelah model dan presenter terkenal Veronika Krasnasari, jebolan Asia’s Next Top Model, mengunggah sorotan terhadap gajah yang dirantai di kandang sempit melalui Instagram Story.

Dalam unggahannya, Veronika menampilkan dua ekor gajah yang dirantai dengan rantai besi di kandang sempit. Sebagai pencinta alam, Veronika menilai tindakan pengelola taman satwa tersebut tidak manusiawi.

“Ini gajahnya udah kandangnya kecil, dirantai pula,” ujarnya.

Ia juga menandai akun Instagram @wadukgajahmungkur, meminta pengelola membebaskan satwa dan mengubah taman menjadi taman bermain ramah anak.

Veronika juga menyoroti kondisi kandang orangutan yang kotor dan sempit, serta perilaku hewan yang menunjukkan tanda-tanda stres.

“Please bebaskan satwa-satwa di sini. Kandangnya nggak layak, perilaku satwa sudah menunjukkan stres. Lebih baik direhabilitasi dan dilepasliarkan. Mau nangis sih lihat orangutan dikurung di kandang sempit sampai ngulur tangan minta makan. Kandang kotor penuh feses, bisa-bisa jadi tempat penyebaran penyakit ini,” imbuhnya melalui akun Instagram @veronika.twns.

Kritikan serupa juga banyak muncul di Google Review.

Rika Rahmawati, salah satu pengunjung setahun lalu, menulis, “Miris banget lihat gajah yang dirantai kakinya jadi nggak bisa bergerak bebas. Minimal kalau mau buat tempat satwa, harus dijaga perawatannya. Mereka juga makhluk ciptaan Tuhan yang punya perasaan.”

Angger Setioko menyoroti kandang orangutan yang terlalu sempit dan menyarankan rusa dilepasliarkan seperti di Balepakambang Solo.

“Kasihan sekali hewan-hewan di sana tidak bisa bergerak bebas,” tulisnya.

Ali Ghozali menambahkan, “Kesejahteraan hewan perlu lebih diperhatikan. Kondisi mereka terlihat menyedihkan, mulai dari orangutan, buaya, burung-burung, hingga gajah. Kolam buaya bahkan berwarna hijau, kandang burung kakaktua terlalu kecil dan terekspos sinar matahari. Mohon lebih diperhatikan kembali satwa-satwa di sana.”

Menanggapi viralnya unggahan ini, Pemerintah Kota Bogor melalui akun resmi menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dan menyampaikannya kepada dinas terkait.

Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pengelola Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur terkait kondisi satwa maupun langkah perbaikan yang akan dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.