Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Munich Re: Kerugian Akibat Bencana Menurun pada 2025

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Munich Re: Kerugian Akibat Bencana Menurun pada 2025 Doc: AFP/Christof STACHE
Ket. Pintu masuk kantor utama perusahaan reasuransi Munich Re yang berada di Munich, Jerman, beberapa waktu lalu. Pada Selasa (13/1), Munich Re melaporkan kerugian akibat bencana alam di seluruh dunia turun tajam pada 2025.

FRANKFURT – Kerugian akibat bencana alam di seluruh dunia turun tajam menjadi 224 miliar dollar AS pada 2025, kata perusahaan reasuransi Munich Re pada Selasa (13/1), seraya memperingatkan kekhawatiran tentang peristiwa cuaca ekstrem yang kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan iklim.

Angka tersebut turun hampir 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebagian karena untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun tidak ada badai yang menghantam daratan utama Amerika Serikat (AS).

“Walaupun demikian ancaman terbesarnya yang mengkhawatirkan terkait banjir, badai hebat, dan kebakaran hutan pada 2025," kata Munich Re, penyedia asuransi yang berbasis di Jerman untuk industri asuransi.

Bencana termahal tahun ini terjadi dalam bentuk kebakaran hutan Los Angeles pada bulan Januari, dengan total kerugian sebesar $53 miliar dan kerugian yang diasuransikan sekitar $40 miliar, demikian menurut laporan bencana tahunan Munich Re.

Sangat mencengangkan betapa banyak peristiwa ekstrem yang kemungkinan dipengaruhi oleh perubahan iklim pada 2025 dan merupakan kebetulan saja dunia terhindar dari potensi kerugian yang lebih besar, menurut perusahaan tersebut.

"Planet ini sedang demam, dan akibatnya kita menyaksikan serangkaian peristiwa cuaca ekstrem dan intens," kata Tobias Grimm, kepala ilmuwan iklim Munich Re, kepada AFP.

Bulan lalu, Swiss Re, pemain utama lainnya di industri reasuransi, juga melaporkan penurunan besar untuk 2025 dengan total kerugian mencapai $220 miliar. Menurut laporan Munich Re, kerugian yang diasuransikan untuk 2025 mencapai $108 miliar, juga turun tajam dibandingkan tahun lalu.

Sekitar 17.200 jiwa tewas akibat bencana alam di seluruh dunia, jauh lebih tinggi daripada sekitar 11.000 pada tahun 2024, tetapi di bawah rata-rata 10 tahun sebesar 17.800, demikian disebutkan.

Setelah kebakaran hutan di LA, bencana termahal tahun ini adalah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar pada Maret, yang diperkirakan menyebabkan kerugian sebesar 12 miliar dollar AS, dan hanya sebagian kecil yang diasuransikan.

Berdasarkan wilayah, total kerugian di AS mencapai $118 miliar, di mana $88 miliar di antaranya diasuransikan. Menurut laporan tersebut, kawasan Asia-Pasifik mengalami kerugian sekitar 73 miliar dollar AS, tetapi hanya 9 miliar dollar AS yang diasuransikan.

Australia mengalami tahun termahal kedua dalam hal kerugian keseluruhan akibat bencana alam sejak tahun 1980 karena serangkaian badai dan banjir hebat. Sedangkan Eropa mengalami kerugian sebesar 11 miliar dollar AS, dan bencana alam di Afrika menyebabkan kerugian sebesar 3 miliar dollar AS, yang kurang dari seperlimanya diasuransikan. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Penataan Kawasan, Pemkot Ja...
Ekonomi
Netflix Bakal PHK Besar-bes...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.