Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penataan Kawasan, Pemkot Jakarta Timur Tutup TPS Liar di Makasar

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 10:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penataan Kawasan, Pemkot Jakarta Timur Tutup TPS Liar di Makasar Doc: ANTARA
Ket. Penataan kawasan sekaligus penutupan tempat penampungan sampah (TPS) liar di pinggir jalan di Jalan Kerja Bakti RW 04, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menutup tempat penampungan sampah (TPS) liar di pinggir jalan sebagai upaya penataan kawasan di Jalan Kerja Bakti RW 04, Makasar, Jakarta Timur.

"TPS yang berada di pinggir jalan raya ditutup dan kawasan ditata bersama kelurahan, sehingga warga tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan," kata Camat Makasar Dimas Prayudi di Jakarta, Kamis (15/10).

Penataan itu dilakukan bersama dengan pihak kelurahan sebagai upaya mengembalikan fungsi kawasan sekaligus mencegah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan di tepi jalan.

"Lokasi ini merupakan rangkaian kegiatan dari penataan Pasar Embrio. Setelah ditutupnya TPS liar di Jalan Kerja Bakti RW 04, kini aktivitas penampungan sampah difokuskan pada TPS bawah," ujar Dimas.

Dia menjelaskan penataan kawasan itu tidak hanya mencakup penataan TPS, Kecamatan Makassar juga akan melakukan penghijauan, penataan trotoar, dan pembenahan lingkungan.

Penataan tersebut menyasar keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitarnya, terutama yang yang beraktivitas pada malam hari.

Menurut Dimas, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan pengurus RT, RW dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan secara rutin.

Koordinasi itu dilakukan untuk mengajak para pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan raya maupun di depan TPS.

"Kita melibatkan RT dan RW, lalu Satpol PP untuk melakukan monitoring. Untuk pedagang malam, kita coba ajak agar meletakkan dagangannya tidak lagi di pinggir jalan raya ataupun di depan TPS," jelas Dimas.

Lebih lanjut, dia mengatakan penataan TPS tersebut tidak hanya berfokus pada penutupan lokasi penampungan sampah, tetapi juga diiringi perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah dari sumbernya.

Dia menilai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan sehingga penanganannya menjadi lebih efektif.

Untuk memperkuat pengawasan, Kecamatan Makasar merencanakan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pelanggaran terkait pembuangan sampah.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya.

"Rencananya, hari ini kita rapat OTT bersama LH, Satpol PP, dan unsur terkait. Kemungkinan besar ada dua lokasi, di Kelurahan Makasar dan Kelurahan Cipinang Melayu," papar Dimas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Netflix Bakal PHK Besar-bes...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.