Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Sampai ke Sulawesi, BMKG Imbau Warga Pakai Masker

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabut Asap Sampai ke Sulawesi, BMKG Imbau Warga Pakai Masker Doc: ANTARA
Ket. Kepulan asap yang menyebar di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

KENDARI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara untuk memakai masker dan membatasi kegiatan di luar rumah akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan terjadi hingga 17 Oktober 2026.

Kepala Stasiun BMKG Maritim Kendari Heri Purnomo saat dihubungi di Kendari, Kamis (15/10), menyampaikan asap yang makin tebal berpotensi membuat kualitas udara memburuk dan mengganggu kesehatan warga.

"Masyarakat diimbau memakai masker saat berada di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan menutup jendela rumah saat asap terasa makin pekat," kata Heri Purnomo.

Ia juga mengingatkan warga yang rentan terkena dampak, seperti anak-anak, orang tua (lansia), ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan (seperti asma), untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Berdasarkan pemantauan BMKG, tingkat pencemaran udara (kadar debu halus atau partikel asap) di sebagian besar wilayah Sultra berada pada tingkat sedang hingga tidak sehat. Bahkan pada 17 Oktober malam, udara di Kabupaten Wakatobi diperkirakan masuk kategori tidak sehat," ujarnya.

Heri Purnomo mengungkapkan fenomena kabut asap ini terjadi karena angin berembus dari arah timur dan tenggara, membawa asap dari kebakaran hutan di kawasan Papua Selatan dan Maluku menuju Sultra. Kondisi ini diperparah oleh munculnya titik-titik karhutla di wilayah Sultra sendiri.

"Melalui pantauan satelit pada 7–12 Oktober 2026 terdeteksi sebanyak 1.644 titik panas di Sultra. Wilayah yang paling banyak ditemukan titik panas berada di Kabupaten Konawe (379 titik), Buton (267 titik), dan Bombana (202 titik)," kata Heri Purnomo.

Dia menjelaskan kondisi tersebut membuat jarak pandang berkurang drastis hingga kurang dari dua kilometer di beberapa daerah, seperti Pomalaa dan Baubau, yang sempat mengganggu jadwal penerbangan pesawat.

BMKG memperkirakan asap tebal mulai melanda wilayah Konawe Utara, Konawe, Kolaka Utara, Kolaka, dan Kolaka Timur pada 15 Oktober 2026. Selanjutnya meluas ke Buton Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Muna, dan Kota Kendari pada 16 Oktober, hingga ke hampir seluruh wilayah Sultra pada 17 Oktober 2026.

Selain imbauan kesehatan, BMKG meminta para pengendara jalan raya, nahkoda kapal laut, dan pilot pesawat, untuk selalu waspada serta menyalakan lampu kendaraan atau kapal jika pandangan terhalang asap pekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Penataan Kawasan, Pemkot Ja...
Ekonomi
Netflix Bakal PHK Besar-bes...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.