Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Di Belitung Hujan Ringan setelah 69 Hari Tanpa Hujan

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 14:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Di Belitung Hujan Ringan setelah 69 Hari Tanpa Hujan Doc: ANTARA
Ket. Kondisi kawasan Bundaran Satam pusat Kota Tanjungpandan diselimuti kabut asap kiriman dari Kalimantan, di Tanjungpandan, Minggu (27/9/2026).

TANJUNGPANDAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II H. AS Hanandjoeddin Tanjungpandan menyampaikan bahwa wilayah Pulau Belitung akhirnya diguyur hujan dengan intensitas ringan, setelah melewati fase panjang tanpa hujan selama 69 hari terakhir. 

‎Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II H. AS Hanandjoeddin, Salsa, di Tanjungpandan, Minggu (27/9), menjelaskan hujan ringan ini terpantau mulai turun setelah adanya dinamika atmosfer yang signifikan di wilayah tersebut pada, Sabtu (26/9) kemarin.

‎"Berdasarkan hasil analisis kondisi atmosfer pada hari ini wilayah Pulau Belitung diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan," katanya.

Ia menjelaskan kondisi tersebut didukung oleh adanya pola konvergensi angin di sekitar wilayah Belitung yang menyebabkan perlambatan kecepatan angin serta meningkatkan penumpukan massa udara.

Ia menambahkan, penumpukan massa udara akibat konvergensi angin tersebut sangat mendukung proses pembentukan serta pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menghasilkan curah hujan. Hal ini pun terkonfirmasi langsung melalui pantauan visual citra satelit.

‎"Berdasarkan pantauan Citra Satelit Himawari-9 IR Enhanced pada pukul 12.20 WIB, terpantau adanya pertumbuhan awan konvektif di bagian utara Pulau Belitung," ujarnya.

Ia menambahkan, awan tersebut kemudian berkembang dan meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Belitung, sehingga menyebabkan terjadinya hujan, terutama di wilayah Kabupaten Belitung.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba.

‎"Kemudian, kami mengimbau masyarakat tetap bijak dalam memanfaatkan ketersediaan air bersih di tengah masa transisi musim ini," katanya.

Turunnya hujan ringan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Pulau Belitung setelah lebih dari dua bulan atau tepatnya 69 hari mengalami hari tanpa hujan yang cukup berdampak pada kondisi lingkungan sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.