Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Robot Seukuran Garam yang Dapat Berpikir dan Bergerak Sendiri

4 Kamis, 08 Jan 2026, 06:36 WIB | Oleh:

Namun bergerak saja tidak cukup. Robot otonom sejati harus bisa merasakan, berpikir, dan mengambil keputusan semua dalam ruang yang nyaris tak ada. Tantangan ini dipecahkan oleh tim dari Universitas Michigan yang dipimpin David Blaauw, pencipta komputer terkecil di dunia.

Pertemuan Blaauw dan Miskin di sebuah presentasi DARPA lima tahun lalu menjadi titik awal kolaborasi yang akhirnya melahirkan robot ini. “Tantangan terbesarnya adalah daya,” kata Blaauw.

Panel surya mikro di robot hanya menghasilkan sekitar 75 nanowatt lebih dari 100.000 kali lebih kecil dari konsumsi daya jam tangan pintar. Solusinya adalah merancang sirkuit super-efisien yang bekerja pada tegangan sangat rendah, memangkas konsumsi energi hingga lebih dari 1.000 kali.

Ruang yang terbatas juga memaksa para peneliti “memeras” perangkat lunak. Instruksi yang biasanya membutuhkan banyak baris kode diringkas menjadi satu instruksi khusus agar muat dalam memori mikroskopis robot.

Hasilnya adalah robot sub-milimeter pertama yang mampu membuat keputusan nyata secara mandiri. Robot ini dilengkapi sensor suhu yang mampu mendeteksi perubahan sekecil sepertiga derajat Celsius—cukup sensitif untuk mengindikasikan aktivitas seluler.

Untuk “berbicara,” robot tidak mengirim sinyal radio. Sebaliknya, mereka menari. “Kami mengodekan data seperti suhu ke dalam gerakan-gerakan kecil robot,” ujar Blaauw.

Cahaya yang sama yang memberi daya juga digunakan untuk memprogram robot. Setiap unit memiliki alamat unik, sehingga dapat diberi peran berbeda dalam satu tugas kolektif.

Awal dari Dunia Mesin Mikroskopis

Para peneliti menegaskan bahwa ini baru permulaan. Versi berikutnya bisa bergerak lebih cepat, membawa sensor tambahan, menjalankan program lebih kompleks, atau bekerja di lingkungan ekstrem.

“Ini benar-benar bab pertama,” kata Miskin. “Kami telah membuktikan bahwa Anda bisa memasukkan otak, sensor, dan motor ke dalam sesuatu yang hampir tak terlihat—dan membuatnya bertahan serta bekerja selama berbulan-bulan,” tambahnya.

Jika fondasi ini terus dikembangkan, masa depan robotika mungkin tak lagi soal mesin besar di pabrik, melainkan pasukan robot mikroskopis yang bekerja diam-diam di dalam tubuh manusia, laboratorium, dan sistem teknologi paling canggih di dunia. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Luar Negeri
Peretasan Binance Picu Kete...
Megapolitan
Maestro Tenor Dunia Andrea ...
Advertisement
Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.