Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Badung Gaspol Atasi Macet Kerobokan, Rekayasa Lalu Lintas Diperpanjang

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 20:22 WIB | Oleh:
Pemkab Badung Gaspol Atasi Macet Kerobokan, Rekayasa Lalu Lintas Diperpanjang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Badung
Ket. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kanan).

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memastikan penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) di kawasan Kerobokan Kelod, Badung tetap dilanjutkan setelah dinilai mampu mengurai kemacetan.

“Penerapan MRLL ini harus tetap dilanjutkan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan perubahan pola arus lalu lintas,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Kamis.

Ia mengatakan upaya penataan dan pengendalian lalu lintas pada sembilan persimpangan sejak Desember 2025 di area yang juga menjadi akses menuju sejumlah titik pariwisata itu telah menunjukkan hasil yang positif.

Perubahan pola arus lalu lintas pada sejumlah ruas jalan strategis terpantau telah mendorong pergerakan kendaraan menjadi lebih tertib dan terstruktur.

Kepadatan yang sebelumnya kerap terjadi secara signifikan juga mulai berkurang, meskipun volume kendaraan di kawasan tersebut masih tergolong tinggi sebagai kawasan dengan intensitas mobilitas yang padat.

“Meskipun begitu kami juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” kata dia.

Bupati Adi Arnawa mengungkapkan pihaknya telah menginstruksikan pihak terkait untuk melakukan percepatan perbaikan dan penataan utilitas sarana prasarana lalu lintas yang dinilai masih kurang memadai.

Hal itu mencakup pembenahan geometrik persimpangan, penambahan dan perbaikan rambu-rambu lalu lintas, serta penataan utilitas pendukung seperti pemindahan tiang listrik yang berpotensi menghambat kelancaran arus kendaraan.

“Perbaikan dilakukan termasuk penataan persimpangan dan utilitas seperti tiang listrik. Rambu-rambu juga harus ditambah agar pengguna jalan lebih mudah memahami pengaturan lalu lintas,” ungkap dia.

Ia menjelaskan guna menjamin kelancaran pelaksanaan MRLL, pihaknya juga meminta penambahan petugas yang disiagakan di lapangan khususnya pada jam-jam sibuk.

“Petugas harus disiagakan dan ditambah bila diperlukan, sehingga rekayasa ini berjalan optimal dan tertib. Saya juga meminta Dishub mengkaji kembali ruas jalan lain di wilayah Badung yang memungkinkan untuk diterapkan rekayasa lalu lintas,” jelas dia.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, AA Ngurah Rai Yuda Darma menambahkan pihaknya secara berkelanjutan melakukan pemantauan dan evaluasi lapangan setiap hari dengan mengidentifikasi dinamika arus lalu lintas.

Dishub Badung juga mencatat masih terdapat sumbatan di beberapa ujung persimpangan yang akan ditindaklanjuti melalui rekomendasi pelebaran infrastruktur.

“Secara umum arus lalu lintas terpantau padat lancar pada jam sibuk dan relatif lancar di luar jam puncak. Penerapan sistem satu arah mulai menunjukkan dampak positif di sejumlah ruas rawan macet, dengan waktu tempuh yang lebih efisien meski jarak sedikit bertambah,” pungkas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.