Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswi UI Bikin Gempar Tokyo, Sabet Platinum Award di Kompetisi Musik Klasik Dunia

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 02:50 WIB | Oleh:
Mahasiswi UI Bikin Gempar Tokyo, Sabet Platinum Award di Kompetisi Musik Klasik Dunia Doc: ANTARA/HO-Humas UI
Ket. Mahasiswa Angkatan 2024 dari Program Studi Jepang Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB UI), Eleora Josephine Widjojo.

DEPOk - Mahasiswa Angkatan 2024 Program Studi Jepang Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Eleora Josephine Widjojo, berhasil meraih penghargaan Platinum Award dalam ajang Symphony Classical International Music Youth Competition 2026 di Katsushika Symphony Hills, Tokyo, Jepang, Senin (7/9).

"Pada awalnya saya merasa gugup karena ini merupakan pengalaman pertama tampil di luar negeri. Lawan yang saya hadapi berasal dari berbagai negara dengan kemampuan yang sangat baik," kata Eleora dalam keterangannya, Senin.

Namun kata dia justru tantangan tersebut mendorong saya untuk tampil maksimal. Bagi saya, tampil di panggung bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan kesempatan untuk berbagi cerita melalui musik.

Bagi Eleora, penghargaan Platinum Award memiliki makna yang mendalam. “Saya merasa terhormat dapat tampil di panggung internasional dan bermain di hadapan juri serta penonton global," katanya.

"Proses panjang yang saya jalani akhirnya membuahkan hasil. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa kerja keras, keberanian, dan kepercayaan pada diri sendiri dapat membawa kita melangkah lebih jauh,” ujarnya.

 Kompetisi ini merupakan salah satu ajang musik klasik internasional yang rutin digelar setiap tahunnya, dengan kota-kota besar di Asia seperti Shanghai, Beijing, dan Seoul pernah menjadi
tuan rumah penyelenggaraan.

Tahun ini, ajang tersebut berlangsung di Tokyo dan mempertemukan musisi muda dari berbagai negara, dengan kategori Advanced yang diikuti Eleora diisi terutama oleh peserta dari Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Tailan.

Eleora tampil di kategori piano klasik dengan membawakan lagu Passacaglia gubahan komposer Jerman era Baroque, George Frideric Handel.

Permainan yang presisi, artikulasi yang jelas, serta penghayatan mendalam terhadap karakter musikal karya tersebut membuatnya memperoleh penilaian terbaik dari dewan juri internasional.

Penampilannya semakin istimewa karena berlangsung di Mozart Hall, ruang pertunjukan utama dengan akustik yang dirancang khusus untuk musik klasik.

Keikutsertaan Eleora di Tokyo merupakan hasil seleksi nasional setelah sebelumnya meraih Diamond Award pada Indonesia National Piano Festival 2026 yang diselenggarakan FIMO
International.

Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UI, khususnya dari Program Studi Jepang FIB, mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan minat dan bakat lain seperti seni musik.

“Dukungan dari lingkungan UI, khususnya FIB, sangat berperan penting. Pembelajaran etika dan budaya Jepang di kampus turut membantu saya mengembangkan talenta piano klasik di panggung internasional. Prestasi ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga milik seluruh keluarga besar Prodi Jepang UI,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.