Ole Gunnar Solskjær Bakal Gantikan Ruben Amorim? Nostalgia di Tengah Krisis Pelatih
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 18:20 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: The Guardian
JAKARTA - Ole Gunnar Solskjær kembali berada di garis depan dalam bursa pelatih Manchester United setelah klub memecat Ruben Amorim dari kursi manajer. Nama mantan penyerang legendaris Setan Merah itu mencuat sebagai opsi paling realistis untuk menstabilkan tim hingga akhir musim.
Keputusan Manchester United menunjuk pelatih sementara dinilai sebagai langkah aman di tengah musim yang masih menyisakan target besar. Klub ingin menjaga peluang finis lima besar sekaligus membuka ruang untuk menunjuk manajer permanen pada musim panas mendatang.
Solskjær dianggap figur yang paling memahami dinamika internal Old Trafford dalam situasi darurat. Pengalamannya sebagai pelatih sementara pada periode sebelumnya masih lekat di ingatan publik karena berhasil menghadirkan atmosfer positif dan hasil instan.
Faktor emosional juga tak bisa dilepaskan dari menguatnya nama Solskjær. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat menghormati sejarah klub, bahkan pernah menolak duduk di kursi Sir Alex Ferguson sebagai bentuk respek.
Di tengah kekacauan pasca-kepergian Amorim, Manchester United sejatinya masih berada di posisi keenam klasemen Liga Inggris. Jarak mereka dengan zona Liga Champions terbilang tipis dan hanya kalah selisih gol dari pesaing terdekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi tersebut membuat manajemen membutuhkan figur yang tidak memerlukan waktu adaptasi panjang. Solskjær dinilai mampu langsung bekerja tanpa harus mengubah struktur tim secara drastis.
Selain Solskjær, dua nama lain juga masuk radar internal klub. Michael Carrick dan Ruud van Nistelrooy sama-sama dipertimbangkan berkat rekam jejak mereka di lingkungan Manchester United.
Van Nistelrooy sebelumnya sempat menjabat sebagai pelatih sementara dalam masa transisi antara Erik ten Hag dan Ruben Amorim. Dalam periode singkat itu, ia mencatat empat laga tanpa kekalahan dengan torehan tiga kemenangan dan produktivitas 11 gol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun rekam jejak lanjutan Van Nistelrooy bersama Leicester City menimbulkan tanda tanya besar. The Foxes justru terdegradasi di akhir musim 2024–2025 meski ia mengambil alih tim dengan status pelatih kepala.
Di sisi lain, Michael Carrick dinilai memiliki pendekatan yang lebih tenang dan struktural. Meski demikian, minimnya pengalaman Carrick dalam menangani tekanan ekstrem di level elite membuat namanya kalah kuat dibanding Solskjær.
Sambil mencari pelatih sementara, Manchester United juga dikaitkan dengan Oliver Glasner untuk posisi jangka panjang. Pelatih Crystal Palace itu sukses membawa klub London Selatan meraih dua trofi pertama sepanjang sejarah mereka.
Meski begitu, Glasner memilih merespons rumor tersebut dengan sikap santai dan cenderung menutup diri.
"Saya manajer Crystal Palace dan tidak masuk akal jika terus membahas hal ini," ujarnya dalam konferensi pers.
Ia juga menegaskan bahwa kontrak tidak menjamin masa depan seorang pelatih di Premier League.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!