Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maduro Mengaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela di Pengadilan New York

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Maduro Mengaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela di Pengadilan New York Doc: Istimewa
Ket. Maduro dan Flores dipindahkan ke helikopter untuk penerbangan singkat ke Manhattan, kemudian dikawal oleh personel penegak hukum bersenjata lengkap ke dalam kendaraan lapis baja dan dipindahkan ke gedung pengadilan

NEW YORK - Mantan presiden Venezuela, Nicolás Maduro, menyatakan tidak bersalah atas tuduhan narkoba, senjata, dan terorisme narkoba pada hari Senin (5/1), dua hari setelah penangkapannya oleh pasukan khusus AS dalam operasi yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump yang mengguncang dunia.

Dari The Guardian, singkat dan formalnya sidang dakwaan di pengadilan federal di Manhattan – hanya sekitar 30 menit di mana Maduro diminta untuk mengkonfirmasi namanya dan bahwa dia memahami empat tuduhan terhadapnya – menyembunyikan konsekuensi luas dari tindakan AS tersebut.

Saat Maduro dan istrinya, Cilia Flores, berpidato di pengadilan di Lower Manhattan, Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat hanya beberapa mil di sebelah utara, di mana selusin negara mengutuk "kejahatan agresi" AS dan sekretaris jenderal António Guterres menyatakan bahwa operasi tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.

Maduro, 63 tahun, bersikeras kepada hakim federal Alvin Hellerstein bahwa dia "masih presiden negara saya", telah "ditangkap" secara ilegal di rumahnya di Caracas, dan merupakan "tawanan perang".

“Saya tidak bersalah. Saya tidak berdosa. Saya orang baik,” kata Maduro dalam bahasa Spanyol saat berulang kali mencoba berbicara menyela hakim.

Saat memasuki ruang sidang, dengan borgol di pergelangan kaki meskipun tidak di pergelangan tangan, ia menatap ke arah kotak juri. Sebelum duduk, Maduro mengucapkan "Selamat tahun baru!" kepada para hadirin dalam bahasa Inggris.

Maduro mengenakan sandal oranye, kemeja biru di atas kemeja oranye neon, dan celana krem. Ia mencatat di sebuah buku catatan selama persidangan.

Ia menghadapi empat dakwaan pidana federal AS, termasuk konspirasi "narkoterorisme", konspirasi impor kokain, dan kepemilikan senapan mesin serta alat peledak. Setiap dakwaan membawa hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Ia pertama kali didakwa pada tahun 2020 , bersama dengan 14 anggota lingkaran dalamnya, sebagai bagian dari kasus perdagangan narkoba besar-besaran terhadap pejabat Venezuela dan gerilyawan Kolombia.

Pengacaranya, Barry Pollack tidak langsung mengajukan permohonan jaminan, tetapi mengatakan bahwa ia akan mengajukan mosi yang menyinggung "penculikan militer" yang menurutnya dialami kliennya.

Flores, ibu negara Venezuela, juga ditangkap dalam penggerebekan dini hari pada hari Sabtu yang menewaskan sedikitnya 40 orang, termasuk warga sipil dan personel keamanan Venezuela dan Kuba.

Pengacaranya, Mark Donnelly, mengatakan bahwa kliennya mengalami "cedera signifikan selama penculikan" dan memerlukan pemeriksaan medis karena "memar parah" di tulang rusuknya.

Flores, yang memiliki plester besar di pelipis dan dahinya, mengatakan bahwa ketika dia mengajukan pembelaan tidak bersalahnya sendiri, dia "benar-benar tidak bersalah".

Pasangan itu sebelumnya dibawa ke pengadilan di bawah pengamanan ketat dari pusat penahanan Metropolitan yang terkenal di Brooklyn, yang sebelumnya pernah dihuni oleh Ghislaine Maxwell , rekan Jeffrey Epstein , gembong narkoba Meksiko Joaquín “El Chapo” Guzmán, dan penyanyi rap Sean Diddy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...

Anggaran Dipangkas, Gerak BNPB Terbatas

15 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Anggaran Dipangkas, Gerak B...
Megapolitan
Gubernur DKI: PJJ Jakarta B...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.