Filosofi Glenn Murcutt Jadi Kompas Arsitektur Berkelanjutan di ASEAN
📅 Senin, 05 Jan 2026, 20:28 WIB | Oleh: Haryo BronoKemampuan baja untuk didaur ulang hingga 100 persen tanpa kehilangan kualitas menjadikannya pilihan logis dalam konteks ekonomi sirkular yang kini digalakkan di kawasan ASEAN. Fleksibilitasnya juga memungkinkan desain yang lebih responsif terhadap kondisi lokal—mulai dari optimalisasi ventilasi alami di iklim tropis hingga struktur yang lebih tahan gempa.
Momentum Perubahan: Steel Architectural Awards ASEAN 2026
Forum tersebut sekaligus menandai peluncuran Steel Architectural Awards ASEAN 2026, sebuah kompetisi yang terbuka bagi karya-karya inovatif dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Program ini mencakup berbagai kategori, mulai dari hunian, komersial, infrastruktur, hingga bangunan institusional.
“Penghargaan ini mengakui pencapaian para arsitek yang merekomendasikan produk kami di balik beragam struktur inovatif di kawasan ASEAN, sekaligus memperdalam kolaborasi dengan komunitas desain Australia untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan pertumbuhan profesional lintas negara,” kata Jenny.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penilaian tidak hanya berfokus pada aspek estetika, tetapi juga pada kemampuan proyek merespons konteks lokal, mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, serta memberikan dampak jangka panjang bagi komunitas.
Dewan juri yang terdiri dari para pakar arsitektur terkemuka seperti Ar. Firman Setia Herwanto (Wakil Ketua IAI), Ar. Asae Sukhyanga (Presiden ASA), serta akademisi dan praktisi dari Vietnam, Malaysia, dan Australia—akan menilai sejauh mana setiap karya berhasil mewujudkan visi resilient futures, atau masa depan yang tangguh dan bertanggung jawab.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!