Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Riau Pastikan Jalintim Normal Setelah Ledakan Pipa Gas PT TGI

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Polda Riau Pastikan Jalintim Normal Setelah Ledakan Pipa Gas PT TGI Doc: ANTARA/HO-Polda Riau
Ket. Jajaran kepolisian ketika mengatur jalan lalu lintas di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inderagiri Hilir usai peristiwa ledakan pipa gas PT DGI.

Pekanbaru -- Kepolisian Daerah Riau memastikan lalu lintas Jalur Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Desa Batu Ampar, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) setelah ledakan dan kebakaran akibat bocornya pipa gas PT Trans Gas Indonesia (TGI).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan lokasi ledakan berada sangat dekat dengan bahu jalan Jalintim, pihak berwenang sempat mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara seluruh arus kendaraan.

"Kendaraan, baik yang datang dari arah Riau menuju Jambi maupun dari arah sebaliknya, kini telah diperkenankan kembali melanjutkan perjalanan mereka," kata Taufiq dalam keterangannya diterima di Pekanbaru, Minggu.

Saat ini, lanjutnya, situasi di lapangan sudah berangsur pulih dan dalam kondisi yang stabil. Ia menegaskan arus lalu lintas telah kembali normal sejak beberapa jam yang lalu tanpa ada hambatan berarti bagi para pengendara.

Meski situasi mulai normal, katanya, personel kepolisian tetap disiagakan di sekitar titik kejadian. Penjagaan ini dimaksudkan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan stabilitas di area setelah insiden.

Keberadaan personel di lapangan juga bertujuan untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif. Hal ini disebabkan adanya kecenderungan para pengendara yang melambatkan laju kendaraan mereka karena penasaran ingin melihat lokasi bekas kebakaran.

"Polisi terus memberikan imbauan agar mereka tetap fokus berkendara," ujarnya.

Berdasarkan kronologi kejadian, warga setempat pertama kali mendengar suara ledakan keras pada Jumat (2/1) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Ledakan yang diduga berasal dari pipa gas tanam tersebut disusul dengan semburan api setinggi 15 meter yang menghanguskan area di sekitarnya.

Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif. Penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti ledakan masih terus dikembangkan, dan perkembangan situasi akan disampaikan secara berkala kepada publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.