Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simbol Persahabatan Berpamitan, Bagaimana Kelanjutan Diplomasi Panda Jepang-Tiongkok?

📅 Senin, 29 Des 2025, 16:51 WIB | Oleh:

Sejak Juni lalu, Lei Lei dan Xiao Xiao menjadi panda terakhir yang hidup di Jepang. Pada Desember, Tiongkok memutuskan untuk memulangkan keduanya.

Biasanya, Tiongkok akan mengirimkan panda pengganti. Namun, para pecinta hewan tersebut di Jepang khawatir hal itu tidak akan terjadi lagi di tengah ketegangan kedua negara.

Tiongkok juga telah mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Jepang dan menangguhkan impor makanan laut Jepang.

"Jika ketegangan terus berlanjut, Tiongkok bisa menolak meminjamkan panda baru dan panda mungkin takkan lagi terlihat di Jepang," kata seorang pakar seperti dikutip Beijing Daily.

Sejumlah pengamat menyebut situasi itu sebagai "sanksi panda."

Mengingat popularitasnya di Jepang, panda mungkin akan digunakan sebagai "kartu diplomatik" oleh Tiongkok untuk memaksa Takaichi mencabut pernyataannya.

Pada 2011, meski terjadi krisis diplomatik, Tiongkok tetap meminjamkan Ri Ri dan Shin Shin kepada Jepang.

Karena itulah, Pemerintah Metropolitan Tokyo tetap berencana mengajukan permohonan untuk meminjam panda baru.

"Kami tengah berkomunikasi dengan Asosiasi Konservasi Satwa Liar Tiongkok — bukan dengan pemerintah Tiongkok — untuk upaya pelindungan satwa dan riset," kata seorang pejabat. "Kami tak tahu seberapa besar aspek politiknya ikut terlibat."

Upaya mendatangkan panda bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga sektor swasta. Hal itu diungkapkan Yukinori Yokomi, Sekretaris Jenderal Asosiasi Persahabatan Jepang-Tiongkok.

"Panda adalah duta perdamaian Jepang dan Tiongkok," kata dia, seraya memperingatkan kemungkinan hilangnya kegiatan pertukaran (exchange events) di antara kedua negara.

Kekhawatiran juga diungkapkan oleh para pecinta panda.

"Panda adalah hewan spesial yang membuat hati tenang saat melihatnya," kata seorang pria 42 tahun asal Kyoto yang sedang mengunjungi Ueno bersama putrinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

24 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.