Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PHRI DIY: Hotel Alihkan Rencana Kembang Api Tahun Baru Jadi Donasi Korban Bencana

📅 Senin, 29 Des 2025, 19:45 WIB | Oleh:
PHRI DIY: Hotel Alihkan Rencana Kembang Api Tahun Baru Jadi Donasi Korban Bencana Doc: Antara Foto
Ket. Pengunjung berwisata di Malioboro, Yogyakarta, Selasa (23/12/2025). Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memprediksi sebanyak 7 juta wisatawan akan memasuki Kota Yogyakarta pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sejumlah hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalihkan rencana pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026 menjadi kegiatan donasi untuk korban bencana alam menyusul larangan dari kepolisian. 

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono di Yogyakarta, Senin, mengatakan larangan tersebut sebagai bentuk menghormati situasi bencana di sejumlah daerah di Sumatera. 

"Kita ikuti, karena alasannya kan menghormati ada bencana. Sekarang banyak hotel yang mengalihkan tidak kembang api, tapi ada event donasi," kata dia.

Menurut Deddy, hotel yang semula menyiapkan paket perayaan malam tahun baru tetap menyediakan paket khusus bagi pengunjung tanpa kembang api. Paket tersebut umumnya berupa pertunjukan musik dan makan malam. 

"Ada beberapa, tapi kan kembang api enggak ada. Hanya paket musik dan dinner karena ada larangan dari polda dan pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.

Sebelum adanya kepastian larangan, Deddy mengakui sejumlah hotel sempat menunggu kejelasan perizinan dari kepolisian. 

"Tidak mau mengeluarkan izin tapi juga tidak melarang. Tapi setelah kemarin baru tegas melarang," katanya.

Menyesuaikan larangan itu, sejumlah hotel berinisiatif mengalihkan momentum pergantian tahun menjadi kegiatan sosial. 

"Ada event donasi. Ada beberapa hotel yang pengunjung beli paket, jadi ada sebagian (dana) yang didonasikan," ucap Deddy.

Dia menilai peniadaan pesta kembang api tersebut belum berdampak pada tingkat kunjungan atau pemesanan kamar hotel menjelang malam tahun baru. 

"Di wilayah Kota Yogyakarta, Malioboro, itu tingkat huniannya untuk tanggal 30 dan 31 Desember sudah mencapai 80 persen," kata dia.

PHRI DIY mengimbau seluruh anggota menaati kebijakan tersebut. 

"Ya, kita mengimbau menaati aturan. Seluruh hotel se-DIY," ujar Deddy.

Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan melarang masyarakat maupun pihak penyelenggara menggelar pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.