11 Lagu yang Terinspirasi oleh Brigitte Bardot, dari Karya Bob Dylan hingga Chappell Roan
📅 Senin, 29 Des 2025, 10:50 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
Brigitte Bardot, selain menjadi simbol seks Prancis tahun 1960-an, aktris, penyanyi, dan aktivis kesejahteraan hewan, ia juga menjadi inspirasi bagi banyak orang — khususnya para musisi.
Namanya, dengan irama aliteratifnya, menjadi identik dengan kecantikan klasik. Dalam lagu, Bardot seringkali bukan Bardot sang wanita, tetapi simbol hasrat — singkatan dari wanita yang mempesona. Beberapa dekade setelah puncak ketenarannya di layar lebar, para penyanyi kontemporer terus melantunkan namanya.
Mungkin bukan warisan utamanya, tetapi Bardot, yang meninggal pada hari Minggu, 28 Desember 2025 di Prancis selatan, akan tetap hidup melalui lagu-lagu yang menyebut namanya di berbagai genre dan bahasa. Berikut yang diringkas dari Associated Press.
1. "I Shall Be Free," Bob Dylan (1963)
Lagu terakhir dari album klasik “The Freewheelin’ Bob Dylan” ini menunjukkan kefasihan bicara Dylan yang luar biasa dan gaya folk yang elastis. “Well, my telephone rang it would not stop / It’s President Kennedy callin’ me up / He said, My friend, Bob, what do we need to make the country grow? I said my friend, John, Brigitte Bardot,” he sings. “Anita Ekberg / Sophia Loren / Country’ll grow.”
Sebaiknya Anda baca juga:
2. “Alegria, Alegria,” Caetano Veloso (1967)
Seniman Brasil Caetano Veloso menggubah lagu protes ini di awal gerakan tropicalismo; lagu ini menjadi ciri khas kariernya dan salah satu lagu Brasil paling terkenal sepanjang masa. Di dalamnya, dia menyanyikan, “Em caras de presidenes / Em grandes beijos de amor / Em dentes, pernas, bandeiras / Bomba e Brigitte Bardot” (“Di hadapan para presiden / Dalam ciuman cinta yang besar / Di gigi, kaki, bendera / Bom dan Brigitte Bardot”).
3. “Bonnie and Clyde,” Serge Gainsbourg dan Brigitte Bardot (1968)
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai arsitek utama musik pop Prancis, penyanyi Serge Gainsbourg menulis lagu duet ini untuk dirinya sendiri dan Bardot. Lagu ini terinspirasi dari puisi yang ditulis oleh penjahat Bonnie Parker, berjudul “The Trail’s End,” tak lama sebelum ia dan pasangannya, Clyde Barrow, terbunuh.
4. “I Think I’m Going to Kill Myself,” Elton John (1972)
Piano yang riang dan melodi vokal Elton John, semuanya untuk sebuah lagu dengan judul yang kurang optimistis. John menyanyikan lirik dari penulis lirik lamanya, Bernie Taupin: “I’d make an exception / If you want to save my life / Brigitte Bardot gotta come / And see me every night.”
5. “Message of Love,” The Pretenders (1981)
The Pretenders sedikit banyak memahami kekuatan sosial Bardot. Chrissie Hynde, penulis lagu utama dan vokalis band rock Inggris itu, bernyanyi: “When love walks in the room / Everybody stand up / Oh, it’s good, good, good / Like Brigitte Bardot.”
6. “We Didn’t Start the Fire,” Billy Joel (1989)
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!