Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panglima Angkatan Bersenjata Swiss Akui Negara Tidak akan Mampu Bertahan dari Serangan Skala Penuh Russia

📅 Minggu, 28 Des 2025, 23:10 WIB | Oleh:
Panglima Angkatan Bersenjata Swiss Akui Negara Tidak akan Mampu Bertahan dari Serangan Skala Penuh Russia Doc: Istimewa
Ket. Militer Swiss. Dengan laju belanja senjata seperti sekaramg, militer Swiss baru akan sepenuhnya siap sekitar tahun 2050.

ZURICH – Swiss telah menyatalan tidak dapat membela diri terhadap serangan skala penuh dan harus meningkatkan pengeluaran militer mengingat meningkatnya risiko dari Russia.

"Negara ini siap menghadapi serangan dari “aktor non-negara” terhadap infrastruktur penting dan serangan siber, tetapi militernya masih menghadapi kekurangan peralatan yang besar," kata Letnan Jenderal Thomas Suessli kepada surat kabar NZZ.

“Yang tidak bisa kita lakukan adalah bertahan melawan ancaman dari jarak jauh atau bahkan serangan skala penuh terhadap negara kita,” kata Letnan Jenderal Suessli, yang akan mengundurkan diri pada akhir tahun ini.

“Sungguh menyedihkan mengetahui bahwa dalam keadaan darurat yang sebenarnya, hanya sepertiga dari seluruh tentara yang akan dilengkapi sepenuhnya,” katanya dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada 27 Desember .

Dari Straits Times, Swiss meningkatkan pengeluaran pertahanan, memodernisasi artileri dan sistem darat, serta mengganti jet tempur yang sudah tua dengan Lockheed Martin F-35A.

Namun rencana tersebut menghadapi pembengkakan biaya, sementara para kritikus mempertanyakan pengeluaran untuk artileri dan amunisi di tengah keuangan federal yang ketat.

Letnan Jenderal Suessli mengatakan sikap terhadap militer tidak berubah meskipun ada perang di Ukraina dan upaya Rusia untuk menggoyahkan stabilitas Eropa.

Dia menyalahkan jarak Swiss dari konflik tersebut, kurangnya pengalaman perang baru-baru ini, dan keyakinan keliru bahwa netralitas menawarkan perlindungan.

“Namun, itu secara historis tidak akurat. Ada beberapa negara netral yang tidak bersenjata dan kemudian terseret ke dalam perang. Netralitas hanya memiliki nilai jika dapat dipertahankan dengan senjata,” katanya.

Swiss telah berjanji untuk secara bertahap meningkatkan pengeluaran pertahanan hingga sekitar 1 persen dari produk domestik bruto pada sekitar tahun 2032, naik dari sekitar 0,7 persen saat ini – jauh di bawah tingkat 5 persen yang disepakati oleh negara-negara NATO.

Dengan laju seperti itu, militer Swiss baru akan sepenuhnya siap sekitar tahun 2050.

“Itu terlalu lama mengingat ancamannya,” kata Letnan Jenderal Suessli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Megapolitan
PLN Bawa Edukasi Kelistrika...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.