Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MoreFood Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Akses Industri F&B Indonesia ke Pasar Global

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 18:13 WIB | Oleh:
MoreFood Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Akses Industri F&B Indonesia ke Pasar Global Doc: MoreFood Expo Indonesia 2026
Ket. Suasana salah satu stand MoreFood Expo Indonesia 2026. Pameran ini resmi dibuka di Jakarta dengan menghadirkan 1.200 supplier lokal dan internasional, memperluas peluang bisnis, ekspor, dan kolaborasi industri makanan dan minuman Indonesia.

JAKARTA — Industri makanan dan minuman Indonesia terus menunjukkan geliat positif pada 2026. Pertumbuhan sektor food and beverage (F&B) yang diproyeksikan berada di kisaran 7 hingga 8 persen menjadikan industri ini sebagai salah satu motor ekonomi strategis di kawasan Asia Tenggara.

Di tengah potensi pasar domestik yang besar dan peluang ekspor yang terus berkembang, kebutuhan pelaku usaha terhadap akses pemasok berkualitas, teknologi terkini, serta inovasi rantai pasok menjadi semakin penting.

Menjawab kebutuhan tersebut, MoreFood Expo Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo, Kamis (7/5). Pameran berskala internasional yang digelar oleh Huamo Group bekerja sama dengan Panorama Media ini hadir sebagai ajang strategis untuk mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman lokal dengan jaringan pemasok serta mitra bisnis internasional.

Penyelenggaraan MoreFood Expo tahun ini berlangsung bersamaan dengan Café & Brasserie Expo dan FLEI Business Show, membentuk ekosistem bisnis terpadu yang menghubungkan industri F&B, kemitraan usaha, hingga peluang ekspansi pasar.Acara pembukaan dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019–2024.

General Manager Huamo Group, Carrie Wang, mengatakan MoreFood Expo tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, melainkan wadah strategis untuk membuka akses baru bagi pelaku usaha Indonesia ke pasar global.

“MoreFood bukan sekadar pameran, tetapi sebuah gerakan untuk membuka peluang baru dan menghubungkan industri F&B Indonesia dengan pasar internasional,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Menurut dia, salah satu tantangan terbesar yang kerap dihadapi pelaku usaha makanan dan minuman di Indonesia adalah keterbatasan akses terhadap pemasok yang efisien dan berkualitas, terutama bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan skala bisnis maupun menembus pasar ekspor.

Melalui kehadiran lebih dari 1.200 pemasok lokal dan internasional, MoreFood Expo Indonesia 2026 diharapkan menjadi solusi terpadu untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Ribuan pemasok yang hadir menawarkan beragam kategori produk dan layanan, mulai dari bahan baku pangan, teknologi pengemasan, mesin pengolahan makanan, produk siap saji, hingga sistem logistik dan rantai pasok dari hulu ke hilir.

Tak hanya menghadirkan perusahaan global, pameran ini juga menjadi panggung bagi sejumlah merek lokal untuk memperluas jejaring bisnis mereka. Beberapa nama yang turut meramaikan pameran antara lain Brewell, PT Sosrait Satu Rantai, Best Fresh, Panda Food, serta Bogaraya.

Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group, Wang Guo Ping, menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta perdagangan makanan dan minuman kawasan. Menurut dia, pertumbuhan konsumsi domestik yang besar serta meningkatnya minat terhadap produk-produk inovatif menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial bagi kolaborasi perdagangan internasional.

“Pameran ini merupakan jembatan perdagangan yang memungkinkan kolaborasi dua arah antara Indonesia dan pasar global, sehingga menciptakan peluang bisnis yang saling menguntungkan,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Asosiasi Makanan Impor Guangdong sekaligus Direktur Utama Worldex China Exhibitions Co., Ltd., Wolfgang Qi. Ia menilai Indonesia memiliki daya tarik besar bagi pemasok internasional karena ukuran pasarnya yang luas dan pertumbuhan sektor konsumsi yang stabil.

“Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, dan MoreFood hadir sebagai platform yang efisien dan terpercaya untuk mempertemukan supplier dan buyer,” ujarnya.

Hari pertama pameran diisi dengan sejumlah agenda strategis yang dirancang untuk mendorong kolaborasi bisnis jangka panjang. Selain sesi pameran produk, penyelenggara juga menggelar forum business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra potensial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Gambaran Skuad Timnas untuk Piala AFF Sudah di Tangan Pelatih

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gambaran Skuad Timnas untuk...

Pertahanan Laut Indonesia Diperkuat Kapal Garibaldi

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Pertahanan Laut Indonesia D...
Daerah
Perubahan Iklim Juga Melahi...
Nasional
KPK Geledah Sejumlah Ruanga...

Perundungan dan Kekerasan Anak Terus Diupayakan untuk Ditekan

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perundungan dan Kekerasan A...

Pelajar Ramaikan Festival Budaya di Nagan Raya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelajar Ramaikan Festival B...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.