Dari Pagi hingga Senja: SAR Jambi Sisir Batanghari, Cari Lansia yang Hilang
📅 Minggu, 28 Des 2025, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ HO-Humas Basarnas Jambi
JAMBI – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi melalui Pos SAR Bungo masih menyisir Sungai Batanghari dengan penuh kehati-hatian. Pencarian dilakukan untuk menemukan Zakaria (90), seorang lansia yang dilaporkan hilang setelah mandi di sungai pada Minggu (28/12) pagi di wilayah Tebo, Jambi.
Sejak laporan diterima, tim SAR bergerak menyusuri aliran sungai dan area sekitar, memaksimalkan peralatan serta koordinasi dengan warga setempat. Upaya pencarian terus dilakukan dengan harapan Zakaria dapat segera ditemukan, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar sungai.
"Pencarian juga melibatkan personil dari BPBD, Polsek, Babinsa dan masyarakat setempat dan malam ini pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari," kata Kepala Basarnas Jambi Adah Sudarsa, dalam keterangan resminya.
Korban lansia bernama Zakaria diduga tenggelam saat mandi di sungai, dan hanya handuknya yang ditemukan di tepian sungai oleh pihak keluarga.
Adah menyatakan bahwa pencarian telah dilakukan di sekitar lokasi penemuan handuk, meski terkendala jarak pandang dan waktu malam maka pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan esok hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tim gabungan akan terus berupaya melakukan pemantauan di area sekitar lokasi penemuan barang bukti milik korban," katanya.
Tim SAR saat melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet, rescue dmax, dan drone untuk memantau area sungai dari udara.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi, BPBD Kabupaten Tebo, Polsek Tebo Ilir, Babinsa, dan masyarakat setempat. Mereka bekerja sama untuk menemukan Zakaria secepat mungkin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat kondisi sungai yang arusnya deras dan cuaca yang tidak menentu. Tim SAR juga telah meminta bantuan masyarakat sekitar untuk melaporkan jika ada informasi tentang keberadaan korban.
"Semoga korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami akan terus memantau perkembangan pencarian dan memberikan informasi terbaru," kata Adah Sudarsa.
Sungai Batanghari adalah urat nadi kehidupan di Jambi. Mengalir panjang melintasi hutan, desa, dan kota, sungai ini menjadi sumber air, jalur transportasi, sekaligus ruang aktivitas warga sejak generasi ke generasi.
Di balik alirannya yang tenang, Batanghari juga menyimpan kekuatan alam yang menuntut kehati-hatian, mengingatkan bahwa sungai bukan hanya sahabat, tetapi juga perlu dihormati.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!